Penampilan The Jupiter Aerobatic Team TNI Angkatan Udara di Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition 2013
Penampilan The Jupiter Aerobatic Team TNI Angkatan Udara di Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition 2013
in

Tim Jupiter AU tetap bermanuver di tengah kontroversi KRI Usman Harun

Singapura yang kebakaran jenggot soal penamaan KRI Usman Harun telah membatalkan agenda dialog pertahanan dengan Indonesia dan juga membatalkan undangan untuk 100 delegasi Indonesia ke Singapore Air Show 2014. Meski demikian, Tim Jupiter yang mewakili TNI AU di ajang tersebut akan tetap tampil.

Penampilan The Jupiter Aerobatic Team TNI Angkatan Udara di Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition 2013
Penampilan The Jupiter Aerobatic Team TNI Angkatan Udara di Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition 2013
The Jupiter Aerobatic Team TNI Angkatan Udara
The Jupiter Aerobatic Team TNI Angkatan Udara (wikipedia.org)

(Geser juga ke bawah ya untuk melihat video penampilan The Jupiter).

Oke, sebelum kita membahas apa dan bagaimana performa Jupiter Aerobatic Team (JAT) yang merupakan tim akrobatik udara TNI Angkatan Udara itu, Si Momot mau berkilas balik soal sikap Singapura yang telah membatalkan sejumlah agenda pertahanan dengan Indonesia menyusul kemarahan mereka atas penamaan KRI Usman Harun.

Awalnya, karena ada pembatalan agenda itu, TNI AU akan menarik balik JAT yang saat ini sudah berada di Singapura untuk acara Singapore Air Show 2014,  11-16 Februari 2014. Namun Panglima TNI Jenderal Moeldoko memastikan tim Jupiter akan tetap tampil. Moeldoko memastikan pembatalan pertemuan dialog pertahanan oleh Kementerian Pertahanan Singapura tak memengaruhi penampilan tim Jupiter di ajang tersebut.

Diakuinya, dia baru saja mendapat informasi bahwa tim Jupiter TNI tetap dicantumkan dalam acara Singapore Airshow. Dengan begitu, ia merasa tak menemukan alasan untuk menarik pasukannya agar batal tampil di ajang kedirgantaraan Singapura, meski hubungan antara Indonesia dan Singapura sedang sedikit memanas.

“Jadwalnya ada, sehingga dia (Jupiter) tetap ikuti. Bagi Jupiter, peragaan ini bukan untuk masyarakat Singapura, tapi untuk masyarakat internasional,” kata Moeldoko di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (10/2/2014) sebagaimana dikutip Kompas.

Sesuai jadwal, enam pesawat tim Jupiter akan tampil secara resmi di pembukaan Singapore Airshow, Selasa (11/2/2014) inu. Sebelumnya, Moeldoko mengaku siap menarik tim Jupiter TNI dari Singapura bila tak dicantumkan dalam jadwal acara Singapore Airshow.

“Kalau tidak dikasih jadwal kan ngapain ada di sana. Akan kita tarik. Tapi saya cek barusan ada diberi jadwal,” pungkasnya.

BACA JUGA:  [Preview] Jadwal dan prediksi Liga Inggris : Aston Villa Vs Manchester City

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Pertahanan Singapura membatalkan pertemuan dialog pertahanan dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia yang sedianya akan digelar di Singapura bersamaan dengan acara Singapore Airshow. Panglima TNI juga menerima pembatalan perihal undangan delegasi Indonesia ke Singapore Airshow yang jumlahnya mencapai 100 orang.

Pembatalan itu dilakukan pasca-protes dari Pemerintah Singapura terkait rencana penamaan “KRI Usman Harun” pada salah satu unit kapal TNI Angkatan Laut. TNI AL tetap teguh akan memakai nama KRI Usman Harun untuk salah satu fregat ringan yang tengah dipesan dari Inggris. Bagi TNI AL, keputusan itu final. (Baca juga artikel Inilah kisah lengkap kepahlawanan Usman dan Harun yang digantung di Singapura).

Apa itu The Jupiter Aerobatic Team (JAT)?

Pada tahun 1996, TNI Angkatan Udara Indonesia membentuk tim aerobatic yang dilengkapi dengan delapan  pesawat BAE Hawk Mk. dari Skadik 103. Tim ini diberi nama “Jupiter” dan mereka tampil untuk pertama kalinya pada 23 September 1997. Pada tahun 2001, tim menjadi “Jupiter Biru” setelah bergabung dengan Tim “Elang Biru”, yang kemudian dibubarkan karena krisis keuangan di akhir 1990-an .

Jupiter Aerobatic Team dibentuk lagi pada tahun 2008, menggunakan 4 pesawat latih KT-1B Wongbe dari Korean Aerospace Industries. Penampilan publik pertama tim ini terjadi pada 4 Juli 2008 di Yogyakarta dan pertunjukan kedua berlangsung di Jakarta pada November 2008.

Pada 2010, setelah dua tahun stagnan, JAT memulai program pelatihan dengan bantuan dari tim Australian Roulettes. Pada September 2010, dua pilot JAT dikirim ke Australia untuk mengamati dan serta berlatih bersama-sama dengan tim Roulettes di Victoria, Australia. Pada 8 November 2010, tim Roulettes tampil di Pangkalan TNI AU Halim Jakarta di mana enam anggota JAT berkesempatan terbang di kursi “Roulettes” PC-9s selama latihan mereka.

Pada tahun 2011, JAT memiliki enam pesawat untuk terbang formasi dengan warna dominan merah-putih yang mirip dengan warna Bendera Indonesia. Demonstrasi pertama formasi 6 pesawat terbang itu dilakukan pada 16 Maret 2011 di Yogyakarta dan penampilan berikutnya terjadi 9 April di Jakarta pada ulang tahun ke-65 TNI AU. Dan penampilan ketiga mereka terjadi pada 17 April 2011 di Yogyakarta.

BACA JUGA:  Gunung Slamet meletus, terjadi gempa tremor selama 12 jam

Semuanya penerbang

Tim aerobatik TNI AU yang seluruh pilotnya instruktur penerbang militer itu, seperti dikutip Antara, pada Selasa 4 Februari 2014 mengangkasa dari Pangkalan Udara Utama TNI AU Adi Sucipto, Yogyakarta, menuju Bandar Udara Internasional Changi, Singapura, untuk unjuk kebolehan dalam Singapore Air Show 2014.

Pada eksibisi dan pameran perkembangan teknologi serta bisnis kedirgantaraan internasional yang itu digelar pada 11-16 Februari itu akan ditampilkan berbagai tipe dan jenis pesawat terbang, sipil dan militer, baik secara statis ataupun dinamis.

Para pabrikan dan pelaku bisnis penerbangan internasional juga membuka gerai di hanggar-hanggar bagian dari Bandar Udara Internasional Changi itu.

Khusus untuk The Jupiters, kontingen itu dipimpin langsung Komandan Pangkalan Udara Utama TNI AU Adi Sucipto, Marsekal Pertama TNI Agus Munandar, sebagai pembina mereka. The Jupiters memang didedikasikan pada lembaga pendidikan TNI AU.

Kata Jupiter itu kode panggilan udara bagi instruktur penerbang TNI AU, diikuti tiga angka sesuai urutan senioritas dan posisi struktural di skuadron udara, semisal Jupiter 031 atau Jupiter 674.

Untuk menuju ke Singapore, rute yang ditempuh The Jupiters adalah Yogyakarta-Jakarta-Palembang-Singapura, dengan delapan pesawat terbang latih turboprop multiguna KT-1B Wong Bee, dengan kelir panah putih berlatar merah rancangan mantan panglima Komando Pertahanan Udara Nasional TNI, almarhum Marsekal Muda TNI (Purnawirawan) Djoko Poerwoko.

Secara keseluruhan, personel yang terlibat dalam misi ke Singapura ini 59 orang. Kehadiran The Jupiters di Singapore Air Show 2014 bukan yang pertama kali di ajang kedirgantaraan internasional. Sebelumnya mereka hadir di Centennial of RTAF Founding Fathers Aviation 2012, memperingati 100 tahun penerbangan Thailand.

Setelah itu, mereka diundang di Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition 2013, Malaysia (Februari 2013), dan di Brunei Darussalam pada Bridex 2013-Brunei Darussalam International Defence Exhibition 2013 (Desember 2013).

BACA JUGA:  Anies Baswedan ditantang hapus UN

Informasi Penerangan dan Kepustakaan Pangkalan Udara Utama TNI AU Adi Sucipto, menyatakan, The Jupiters dipimpin Mayor Penerbang Feri Yunaldi sebagai Flight Leader/Jupiter 1.

Formasi lain adalah Kapten Penerbang Ripdho Utomo (Right Wing/Jupiter 2), Kapten Penerbang Apri Arfianto (Left Wing/Jupiter 3), Mayor Penerbang Ari Susiono (Slot/Jupiter 4), Mayor Penerbang Sri Raharjo (Lead Synchro/Jupiter 5), dan Mayor Penerbang Marcellinus Dirgantara (Syncro/Jupiter 6).

The Jupiters akan menampilkan 14 manuver akrobatik udara hasil latihan intensif dan disiplin ketat para instruktur penerbang TNI AU didukung personel pemeliharaan, unsur lain.

Formasi di udara itu antara lain, Jupiter Roll, Arrow Head Loop, Loop and Break Off, Twin Half Cuban-Jupiter Wheel, Tango to Diamond Loop, Mirror, Heart, Screw Roll, Roll Slide, Solo Spin, Five Card Loop, Jupiter Roll Back, serta diakhiri Loop and Bomb Burst.

Atraksi Jupiter Aerobatic Team @Lima Malaysia

Ketika The Jupiter tampil di hari ke-4 Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition 2013 (LIMA’13), mereka memukau ribuan pengunjung khususnya masyarakat Langkawi.

Baca juga yang ini:

Ditulis oleh Munzalan Mubarakan

Simomot adalah situs informasi bermanfaat untuk keluarga Indonesia. Kami menyajikan info seputar bayi dan balita, bisnis, dan rumah tangga.

Comments

Komentar spam, kami hapus. Terima kasih.

Loading…

0

Diskusi

0 comments

Indri bagi-bagi bra

Caleg perempuan ini melakukan politik kutang… wekekeke…

Foto-foto ombak yang mengagumkan

Foto-foto ombak yang mengagumkan ala David Orias