DPT Pilpres 2014 ditetapkan besok siang

Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 tinggal 3 minggu lagi. Komisi Pemilihan Umum (KPU) segera menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Informasi yang dihimpun menyebutkan, penetapan DPT tersebu dilakukan, Jumat (13/06/2014) besok.

Untuk itulah, malam ini KPU akan menggelar rapat dengan KPU Provinsi seluruh Indonesia untuk melakukan rekapitulasi DPT secara nasional berdasarkan laporan yang dilakukan KPU Provinsi. Rapat itu digelar setelah itu dilakukan rekapitulasi terhadap daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu Presiden 2014 secara berjenjang, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, KPU Kabupaten Kota, dan KPU Provinsi.

“Nanti rapat dengan KPU provinsi semua hadir dan kami akan lakukan rekapitulasi DPT, semuanya wajib hadir 33 provinsi. Untuk DPT pilpres dibangun secara berjenjang dan KPU hanya melakukan rekap dari laporan mereka. Jadi nanti mereka datang membawa laporannya,” kata Ketua KPU, Husni Kamil Manik di Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (12/6/2014).

Setelah itu, KPU akan menetapkan secara resmi DPT Pilpres 2014 pada, Jumat (13/6/2014) besok. “Besok ditetapkan jam dua siang,” kataHusni dilansir Metronews.com, Kamis (12/06/2014).

Ketua KPU, Husni Kamil Manik. (Viva.co.id)
Ketua KPU, Husni Kamil Manik. (Viva.co.id)

Lebih lanjut Husni mengatakan, untuk Pilpres 2014 terjadi penambahan DPT dibandingkan DPT Pileg lalu. Namun, dia menyakini tidak akan terjadi penambahan secara signifikan dari DPT Pileg lalu yang berjumlah sekitar 185 juta pemilih.

Penambahan ini pasti terjadi, karena adanya penambahan dari Kementerian Dalam Negeri sebanyak 3,1 juta pemilih yang telah berusia 17 tahun pada 9 Juli nanti, dan hasil pemutakhiran DPT yang dilakukan jajaran KPU tingkat bawah.

Akan tetapi KPU tidak serta merta memasukan data penambahan pemilih ke dalam DPT Pilpres. KPU melakukan pengkajian kembali di lapangan untuk mengecek apakah ada pemilih yang telah meninggal dunia, terdaftar sebagai TNI dan Polri aktif dan sebagainya, agar tidak terdaftar di dalam DPT Pilpres.

“Pasti bertambah karena ada penambahan usia 17 tahun pada 9 Juli nanti tapi kurang dari 190 ribu, secara nasional Kemendagri berikan 3,1 juta, nanti juga akan ada kekurangan karena meninggal dunia, dan lain sebagainya,” kata dia.

Berikan komentar

Komentar spam, kami hapus. Terima kasih.