Klinik ini didirikan khusus untuk korban sindrom Piala Dunia

Sebuah klinik untuk merawat para penggemar sepak bola yang sakit akibat gelaran sepak bola Piala Dunia telah didirikan di China. Petugas medis China menyebut penyakit baru yang menyerang para pecandu sepak bola di Negeri Tirai Bambu itu sebagai Sindrom Piala Dunia.

 

Klinik ini didirikan khusus untuk korban sindrom Piala Dunia
Penggemar sepedak bola di Piala Dunia Brasil 2014

Dilansir Orange.co.uk, penyakit ini adalah kombinasi dari kelesuan, kelelahan dan insomnia akibat waktu yang tidak imbang untuk istirahat dan terjaga di depan telebisi karena harus menonton siaran langsung Piala Dunia.

Di Kota Chengdu, Provinsi Sichuan, sebelah barat daya China, klinik pertama untuk mengobati penderita penyakit itu telah dibuka dan diberi nama Klinik Sindrom Piala Dunia. Klinik itu dibuka di Chengdu Nomor 3 Rumah Sakit Rakyat di Kota Chengdu pada pekan lalu.

Menurut pihak rumah sakit perbedaan waktu antara China dan Brasil telah membuat ribuan warga China terganggu tidurnya. Selain gangguan tidur, mereka juga menderita kram perut, kehilangan nafsu makan, kecemasan dan paranoia, dengan sistem kekebalan yang lemah.

Dokter sekarang siaga 24 jam setiap hari selama Piala Dunia. Mereka juga mengobati masalah psikologis yang berkaitan dengan histeria akibat pertandingan.

Wang Fu Wong, 35 tahun, seorang pengawas gudang di perusahaan onderdil mobil lokal, memeriksakan dirinya ke klinik pada pekan ini.

“Saya sedih ketika Suarez menggigit pemain Italia dan saya merasa hancur. Saya tidak bisa makan, saya tidak bisa berkonsentrasi. Saya harus istirahat 48 jam. Sekarang, saya hanya boleh menonton satu pertandingan setiap dua hari,” jelas Wang.

Seorang dokter di klinik itu mengatakan, “Ini adalah wilayah baru bagi kita, tetapi tidak jauh dari kenyataan bahwa orang telah membuat diri mereka sakit melalui sepakbola.”

Berikan komentar

Komentar spam, kami hapus. Terima kasih.