Tawuran seusai sahur, siswa kelas 3 SMP ini tewas

Aksi tawuran remaja terjadi di Makassar seusai sahur, Minggu (29/6). Syahrul (14), siswa kelas 3 SMP Kartika VII Makassar, meninggal dunia setelah mengalami kritis selama 7 jam di Rumah Sakit Ibnu Sina. Bentrokan berdarah tersebut terjadi di sekitar fly over depan Graha Pena, jalan Urip Sumoharjo, Makassar.

Tawuran seusai sahur, siswa kelas 3 SMP ini tewas
Ilustrasi tawuran/Kompasimage/Kristianto Purnomo

Dikutip Detik.com, seorang keluarga korban, Syarifuddin, mengungkapkan Syahrul dan teman-temannya terlibat bentrokan dengan kelompok remaja lainnya seusai sahur. Korban Syahrul terkena lemparan batu di kepalanya sehingga terjatuh.

“Saat jatuh itulah lawan-lawannya menghampiri lalu mengeroyoknya hingga tidak sadarkan diri,” ujar Syarifuddin.

Dia menambahkan pihak keluarga mengikhlaskan kepergian Syahrul, namun menuntut aparat kepolisian segera menangkap para pelaku pengeroyok.

Sementara itu, Kapolsek Panakkukang, Kompol Tri Hambodo menyebutkan pihaknya tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus kematian Syahrul. Tri mengatakan yawuran antara kelompok remaja berawal dari masalah sepele, yaitu saling ejek antar kelompok.

“Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara, dan sudah mengantongi ciri-ciri para pelaku pengeroyokan. Kami juga sudah mendapatkan hasil visum korban,” kata Tri.

 

Berikan komentar

Komentar spam, kami hapus. Terima kasih.