Acara amal remas anunya artis film dewasa Jepang raih ratusan juta

Oppai Bokin Girl 14, sebuah acara penggalangan dana korban AIDS yang melibatkan 13 artis film dewasa di Jepang berlangsung seru. Acara amal aneh dan nyleneh bin saru dengan meremas anunya para artis ini berhasil meraih $23.000 atau sekitar Rp269 juta. Dana dari acara amal itu disumbangkan untuk kampanye pencegahan AIDS. (Berita sebelumnya: Acara remas anunya artis dewasa Jepang, dari yang kelamaan hingga malu-malu kucing)

Aktris porno cantik Jepang. (Istimewa)
Aktris porno cantik Jepang. (Istimewa)

Untuk diketahui, meskipun ini acara nyleneh tapi kesehatan dan kebersihan diutamakan. Jadi tidak sembarangan orang langsung bisa meremas anunya. Mereka belum diperbolehkan meremas jika tangannya belum disemprot dengan desinfektan.

Tidak hanya penggemar yang senang menyumbangkan uang mereka dengan cara yang tak wajar itu. Para bintang film dewasa pun mengaku bahagia bisa terlibat acara amal dengan merelakan dada mereka dipegang orang-orang.

Wow, saya senang, saya ingin dia menyentuh anu saya,”  kata Rina Serina, salah satu bintang film dewasa Jepang peserta acara ini sebagaimana dilansir SindoNews.

Setelah istirahat beberapa jam, acara kontroversial itu dilanjutkan pada Minggu pagi (31/8/2014). Pihak penyelanggara mengatakan, lebih dari 2.300 pasang tangan meremas dada sembilan bintang film dewasa itu. Lanjutan acara amal dimulai pukul 08.00 waktu Jepang hingga Minggu sore.

Setiap penggemar yang ingin meremas dada para bintang film itu, wajib menyumbangkan uangnya minimal ¥1.000 atau Rp112 ribu. Aksi amal para bintang film dewasa Jepang itu berhasil meraih $23.000 atau sekitar Rp269 juta.

Acara amal yang tak wajar di Jepang ini telah dimulai sejak 2003 lalu. Acara ini didukung oleh Japan Foundation untuk Pencegahan AIDS. ”Saya tidak pernah berpikir anu saya bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat,” ujar Serina, yang tidak peduli acara itu menuai kontroversi. (Baca : Waw!! 9 artis porno Jepang rela anunya diraba-raba untuk amal)

Bintang film Jepang lainnya, Iku Sakuragi, tidak canggung mengikuti acara amal tersebut meski dadanya diremas ratusan pasang tangan. ”Ini untuk amal,” kata perempuan berusia 21 tahun itu, seperti dikutip media Jepang, Tokyo Sports.

Berikan komentar

Komentar spam, kami hapus. Terima kasih.