Tidak sesuai iklan, Xiaomi dituntut pelanggan

Xiaomi baru saja mendapat tuntutan dari seorang pelanggan di Tiongkok yang juga merupakan negara asal Xiaomi. Tuntutan dari seorang pelanggan bermarga Wang itu dilayangkan karena Wang menganggap produk yang diterimanya tidak sesuai dengan yang disampaikan melalui iklan Xiaomi.

Wang yang mengajukan tuntutan ke Pengadilan Haidian di Tiongkok mengaku membeli sebuah produk Redmi Note 2 dari situs resmi Xiaomi.

Tentu saja sebagai seorang pelanggan, Ia mengharapkan akan mendapat produk dengan spesifikasi yang sesuai dengan apa yang disampaikan Xiaomi pada acara peluncuran.

Setelah barang pesanannya Ia terima, Wang menganggap bahwa Redmi Note 2 miliknya memiliki komponen yang berbeda dengan apa yang Ia tahu dari iklan Xiaomi saat peluncuran produk tersebut 2 tahun lalu.

Salah satu contohnya adalah sensor kamera yang terpasang pada perangkat Redmi Note 2 milik Wang. Dalam peluncurannya, Xiaomi mengatakan bahwa kamera 13MP yang ada menggunakan sensor dari Samsung.

Tetapi pada kamera ponsel Wang tertulis bahwa sensornya merupakan produk dari Oufei, sebuah perusahaan yang berbasis di Shenzhen.

Saat ini, pengajuan tuntutan oleh Wang masih dalam tahap penyelidikan. Jika apa yang dikatakannya benar, maka Wang berhak mendapat uang ganti rugi yang nilainya bisa mencapai tiga kali lipat dari harga Redmi Note 2 miliknya.

Sebelum kasus ini, Xiaomi juga pernah mendapat tuntutan serupa terkait fitur NFC yang terdapat pada produk Mi 5s Plus.

Berikan komentar

Komentar spam, kami hapus. Terima kasih.