Foto dan video bentrok suporter PSS Sleman vs warga Magelang

Bentrokan antara suporter sepakbola terjadi di Magelang. Kali ini bukan bentrokan antar suporter tetapi antara suporter PSS Sleman dengan warga Magelang. Kejadian menurut warga Magelang bermula pada Selasa 16 Mei 2017 sore/malam.

“Rombongan kecil Seporter PSS Sleman dalam perjalanan pulang dari Batang lewat Magelang. Sesampai di sebelah Pasar Besar Rejowinangun diserang pemuda Karang Gading. Akhirnya kelompok suporter rombongan yang besar di kelompok terakhir bentrok dengan warga. Nah hari ini (Rabu) adalah aksi balasan,” kata warga di sebuah grup WA.

Dinas Perhubungan Kota Magelang hari ini mengeluarkan imbauan. “Demi keselamatan pengguna jalan yang akan melewati Jl. A. Yani khususnya simpang Kebonpolo, mohon agar masyarakat Kota Magelang yang akan bepergian untuk menghindari melewati jalan tersebut akibat adanya rombongan suporter sepak bola,” katanya di akunnya di FB.

Sedangkan di grup WA muncul pula peringatan untuk hati-hati. “Kejadian bentrok suporter di Magelang antara suporter PSS Sleman dengan warga Magelang akan terjadi lagi nanti malam kalau pulangnya dari Jepara ke Sleman lewat Magelang lagi,” katanya.

Berikut ini foto dan video bentrok suporter PSS Sleman vs warga Magelang.

Namun menurut sumber lain, bentrok kali ini adalah lanjutan dari atas peristiwa sama pada Senin (15/5/2017) dini hari WIB yang terjadi pada wilayah yang sama. Bentrokan kali ini terjadi di dua titik berbeda. Bentrok pertama terjadi di daerah Canguk pada pukul 09.45 WIB, ada suporter Super Elang Jawa, julukan PSS, diduga memukul pengamen.

Pemukulan dilakukan karena mereka merasa dilempari batu oleh orang tak bertanggung jawab. Namun, situasi ini langsung bisa dikendalikan. Rombongan suporter PSS pun melanjutkan perjalanan ke Jepara, Jawa Tengah.

Dalam perjalanan, bentrokan kembali pecah di Kebonpolo sekitar pukul 10.30 WIB. Rombongan suporter PSS dilempari orang yang diduga merupakan warga sekitar. Setelah melempari rombongan, pelaku melarikan diri ke kawasan Rindam Kodim.

Rombongan suporter Super Elja pun sempat mengejar oknum tersebut. Adapun, pihak berwajib bisa mengendalikan situasi. Rombongan suporter PSS akhirnya melanjutkan perjalanan ke Jepara.

Koordinator BCS, Zulfikar Nugroho Putra, mengakui adanya bentrokan. Meski demikian, dia enggan berkomentar banyak terkait insiden tersebut. “Dijelaskan lusa mendatang. Akan gelar konferensi pers. Saat ini rombongan sudah ada di Jepara. Alhamdulillah korban tidak terlalu banyak dibandingkan saat pulang dari melawat ke Batang [Senin, 15/5/2017],” katanya.

Berikan komentar

Komentar spam, kami hapus. Terima kasih.