Grenfell Tower 1
in ,

Kisah lengkap dan foto-foto mengerikan kebakaran di apartemen Grenfell Tower London

Kebakaran besar melahap apartemen 24 lantai Grenfell Tower, London, Inggris pada Rabu (14/06/2017) dini hari. Ada 12 korban meninggal, sementara puluhan korban luka-luka. Ratusan warga pun kehilangan rumah mereka karena kebakaran besar ini.

Apartemen yang dibangun pada tahun 1974 ini baru saja direnovasi tahun 2016 lalu. Biaya renovasi menggunakan anggaran dana publik yang besar ini ternyata tidak memperbaiki hal-hal yang mendasar dari bangunan yang dibangun tahun 1974 itu.

Sejumlah media mwartakan, alarm kebakaran di apartemen tersebut tidak menyala, penyemprot air otomatis juga tidak bekerja serta satu-satunya tangga darurat di gedung itu dalam kondisi terblokir sehingga menimbulkan korban sangat besar.

Hal ini juga yang membuat ratusan warga mengamuk ke Dewan Kota yang dianggap lalai dalam mengawasi keamanan gedung di wilayah tersebut.
Cepatnya api membakar seluruh lantai –setelah dipicu ledakan kulkas di lantai 11– karena kontraktor yang mengerjakan proyek itu memasang cladding atau tirai pelapis dinding bangunan dengan bahan plastik.

Mereka hanya melakukan renovasi dengan biaya mahal untuk keindahan gedung dari luar, tetapi tidak memperhatikan keselamatan penghuni.

Cladding tersebut ditempel dan membungkus bagian dinding gedung sehingga ketika terbakar, api sangat cepat menjalar dan seluruh dinding bangunan ditutup oleh api.

Perusahaan konstruksinya Harley Facades Ltd dan pemasangan cadding tersebut mencapai 2,6 juta poundsterling. Pemiliknya bernama Raymond Bailey.

Mirisnya, di saat kehilangan tempat tinggal, Raymond dan istrinya, Belinda, justru tidur nyenyak di rumah mewah mereka seharga 1 juta pound di East Sussex.

Raymond hingga kini tak memunculkan batang hidungnya, sementara istrinya, Belinda, yang berhasil dicegat wartawan hanya berucap, “Saat ini, tidak ada yang bisa saya katakan.”

Belinda mengaku tidak mengetahui pekerjaan perusahaan itu di apartemen yang menewaskan puluhan orang itu, padahal ia menjabat sebagai sekretaris di perusahaan itu.

Menurut The Times, perusahaan mereka, Harley Curtain Wall, sebenarnya sudah bangkrut tahun 2015 lalu akibat terjebak utang dan macet sebesar 1 juta pound lebih. Tapi perusahaan itu kemudian dibeli oleh Harley Facades Ltd, perusahaan lain Bailey, dengan harga £ 24,900.

Menurut laporan terakhir, perusahaan ini memiliki rekening 151.000 pound di bank dan menghasilkan keuntungan sebesar 299.000 poundsterling tahun lalu.

Ibu Bailey bernama Janet mengatakan kepada The Sun, “Saya mendengar tentang kebakaran itu tapi tidak sadar perusahaan Raymond terlibat. Tapi mereka selalu menyalahkan seseorang, bukan? ”

Kenyataannya, keluarga ini sangat kaya karena memiliki rumah mewah berpagar listrik di Crowborough dengan empat mobil mewah Land Rover dan Porsche di halamannya.

Seorang arsitek mengatakan bahwa fungsi utama cladding adalah untuk menghilangkan masuknya air, mengurangi panas dan memperindah bangunan.

Hanya, cladding ini kemudian mempercepat maut bagi penghuni Grenfell Tower. Dalam waktu 15 menit, seluruh gedung lumat dilalap si jago merah.

Seperti diketahui, api mulai membakar apartemen ini pada tengah malam. Untungnya, karena sedang dalam suasana Ramadhan, masih ada beberapa penghuni yang bangun. Beberapa pemilik apartemen segera berlarian untuk menyelamatkan diri. Beberapa berlarian di koridor, dan beberapa yang lain memilih lompat dari jendela.

Seperti dikutip oleh situs The Independent, sebuah video yang diunggah oleh laman Youtube IlmFeed menunjukkan kesaksian beberapa warga yang sungguh mengharukan. Dalam video tersebut, seorang wanita yang memakai kaus hitam tengah duduk di dekat pagar.

Ia memuji aksi para pemuda Muslim yang sedang terbangun untuk sahur. Pasalnya, para remaja Muslim itulah yang pertama kali datang ke dalam bangunan.

Warga Muslim di Eropa dan Amerika Serikat seringkali dikaitkan dengan terorisme. Hal ini semakin parah karena aksi ISIS yang mengatasnamakan agama Islam.

Namun, kesaksian dari beberapa pemilik apartemen Grenfell Tower sungguh menyentuh hati. Ia memuji aksi para pemuda muslim yang sedang terbangun untuk sahur. Para remaja muslim itulah yang pertama kali datang ke dalam bangunan. Netizen pun memberikan komentar menyentuh.

Beberapa dari mereka menyebut bahwa ini adalah bukti bahwa manusia memang memiliki hati nurani untuk membantu satu sama lain.

Tuhan memberkati mereka. Aku sangat sedih mendengar apa yang terjadi di London. Aku berada di Italia dan sedang berlibur. Dan aku mendengar berita memilukan ini. Semoga Tuhan selalu melindungi kalian,” tulis seorang netizen.

Aku berada di sana. Aku melihat semuanya, Muslim, Kristen, kulit hitam dan kulit putih, tua dan muda, saling membantu. Melihat ini melihatku sangat bahagia. Kita semua bersatu untuk saling membantu,” tambah netizen lainnya.

Berikut ini foto-foto mengerikan saat kebakaran terjadi, yang dikutip dari berbagai sumber:

Ditulis oleh Munzalan Mubarakan

Simomot adalah situs informasi bermanfaat untuk keluarga Indonesia. Kami menyajikan info seputar bayi dan balita, bisnis, dan rumah tangga.

Comments

Komentar spam, kami hapus. Terima kasih.

Loading…

0

Diskusi

0 comments

uang

Harga sewa mobil mewah untuk mudik

Mark Hoffman

Cairan sering keluar dari dalam telinga, ternyata rembesan dari otak