pretty asmara
Pretty Asmara. (Instagram)
in

Pretty Asmara ditangkap bersama 7 artis lainnya terkait narkoba, ini identitasnya!

Kabar mengejutkan datang dari jagad dunia hiburan Tanah Air. Aktris, komedian, penyanyi, yang juga pembawa acara Pretty Asmara ditangkap polisi lantaran diduga terkait kasus kepemilikan narkotika dan obat-obatan jenis sabu-sabu dan ekstasi. Pretty ditangkap bersama 7 artis perempuan lainnya.


Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, wanita bertubuh tambun, makmur dan penuh cerita itu ditangkap di sebuah hotel di kawasan Ancol, Jakarta Utara.

“Iya yang bersangkutan (Pretty Asmara) sudah kita tangkap,” ujar Argo saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (18/07/2017).

Argo sebagaimana dilansir TribunNews mengaku belum bisa merinci kronologis penangkapan tersebut. Namun, ia mengatakan bahwa pihaknya terlebih dulu menangkap HMD alias Dani (47). Dani ditangkap di lobi hotel di kawasan Jakarta Pusat bersama dengan Pretty Asmara.

Dari tangan kedua tersangka polisi mendapati barang bukti narkotika dan obat-obatan jenis sabu-sabu.

Lebih lanjut Argo menerangkan, penyidik langsung mengembangkan kasus tersebut di hari yang sama. Setelah ditelusuri, ternyata kedua tersangka hendak menyuplai narkoba ke seseorang berinisial AL di salah satu ruangan karaoke di hotel yang sama.

“Di ruangan itu, ditemukan 1 amplop cokelat berisi 1 bungkus plastik klip sabu berat 1,12 gram, 23 butir ekstasi, dan 38 butir happy five,” jelas Argo.

Berdasarkan keterang anggota di lapangan, ucap Argo, terdapat tujuh perempuan artis lain yang diamankan. Mereka berprofesi sebagai pemain film, penyanyi, dan seorang model. Di antaranya berinisial SS alias Sisi (pemain film layar lebar), EY, ES, dan MA (penyanyi dangdut), AH (pemain sinetron), GL (model), dan DW (penyanyi pop).

Pretty merasa dijebak

Terkait dengan penangkapannya, Pretty yang dikenal sebagai pemeran antagonis di sinetron ‘Saras 008’ ini membantah dirinya sebagai pengedar.

Pretty mengungkapkan itu ketika Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono tengah menggelar jumpa pers terkait penangkapan dirinya di Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya.

“Ini kan ada penyanyi pop, penyanyi dangdut. Dari tersangka yang DPO (berinsial AL) ini dia pesannya ke saudari P (Pretty),” ujar Argo kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta.

Argo menyebutkan, Pretty sudah lama menjadi pengedar narkoba. “Pengakuannya dua tahunan (mengedarkan narkkba), berapa jumlahnya (artis yang disuplai Pretty) masih pendalaman,” lanjut Argo.

Sesaat setelah Argo memberikan penjelasan itulah, Pretty tiba-tiba berteriak. Ia membantah menjadi pengedar.

“Saya dijebak, saya dijebak. Saya tidak mengedarkan. Saya dijebak Alvian,” teriak Pretty seperti diberitakan DetikNews.

Perhatian wartawan pun kemudian tertuju pada Pretty. “Enggak ada dua tahunan, enggak ada,” tegasnya.

Sekilas tentang Pretty Asmara

Pretty Asmara. (Instagram)

Pretty Asmara lahir di Lumajang, 27 September 1977. Putri pasangan Paiman dan Siti Mutominah ini telah masuk dunia seni sejak kecil. Maklumlah, ayahnya semasa kuliah di Universitas Brawijaya, Malang mendirikan Kwartet S, sebuah kelompok lawak di Malang. Ketika duduk di kelas 6 SD, Pretty telah menjadi vokalis utama perempuan sebuah band yang dibentuk kakak iparnya bernama Marys Queen Band (MQB).

Bungsu dari tiga bersaudara (kakaknya adalah Soni Asmara lahir tahun 1969 dan kedua Reny Asmara lahir tahun 1970) ini mengawali karier sebagai artis lewat sinetron Dulung yang disutradarai Anto Lupus pada tahun 1996.

Diawali dari sebuah ajang pemilihan bintang sinetron RCTI yang diadakan oleh sebuah radio di Yogyakarta dan Pretty berhasil keluar sebagai juara ke-3. Saat mengikuti workshop sinetron Jaka Tarub dan Tujuh Bidadari di Gunung Kentos, Harry Capri datang untuk mencari pemain dalam sinetron Balada Dangdut. Dan akhirnya Balada Dangdut menjadi sinetron yang kedua bagi Pretty.

Tahun 1997 Pretty mengikuti casting sinetron Bias Bias Kasih produksi Indosiar dengan sutradara Pak Darsa dan Pak Karya. Memang hanya bermain dalam dua scene, tapi dari sinilah kiprah Pretty yang sesungguhnya dimulai. Tepatnya Agustus 1998, Pak Edi Deronde memanggilnya untuk ikut casting sinetron anak-anak berjudul Saras 008. Sebuah peran antagonis yang kocak pun akhirnya berhasil didapat. Dari sinetron inilah nama Pretty makin dikenal masyarakat. Terbukti dari jumlah episode yang mencapai angka 250. Setelah itu, berbagai tawaran main sinetron pun mengalir padanya. Misalnya, sinetron Dendam Nyi Pelet, Di Balik Asrama, dan sebagainya.

Selain dunia sinetron, Pretty juga merambah dunia film dan teater. Kejar Amerika adalah film pertamanya dan disusul Tina Toon dan Lenong Bocah The Movie. Beberapa kali terlibat dalam pementasan teater, antara lain Bunga Rose dari Cikembang, Ande-ande Lumuten, dan Mahadaya Cinta. Selain berakting, Pretty sering menjadi MC dan setiap kali menjadi MC, dia tak lupa selalu menyanyi.

Selain itu, Pretty Asmara juga mendirikan sebuah Komunitas Selebriti yang bernama Coffee lover, yang aktif dalam berbagai kegiatan entertainment. Komunitas ini terdiri dari penyanyi dangdut dan pop, presenter/mc, pemain sinetron dan juga pelawak.

Pretty pernah menjalin hubungan dengan seorang pria asal Banten bernama Agung. Sayang hubungan tersebut terganjal restu orang tua dari Agung. Hingga usianya menginjak 30 tahun, Pretty masih sendiri.

Riwayat pendidikannya diawali pada usia empat tahun, yaitu TK Muslimat lalu SD Inpres Dawuhan Lor 2, SMP Negeri I Sukodono, SMA Lumajang dan AMIKOM (Akademi Manajemen Informatika dan Komputer) Yogyakarta.

Written by Munzalan Mubarakan

Simomot adalah situs informasi bermanfaat untuk keluarga Indonesia. Kami menyajikan info seputar bayi dan balita, bisnis, dan rumah tangga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Harga Kamera Digital Canon DSLR Terbaru November 2017

Daftar Harga Helm MDS Half Full Face Terbaru November 2017