Tips-tips ampuh ini bikin tinggal serumah dengan mertua menjadi hal yang menyenangkan!

Salah satu masalah yang kerap muncul dalam pernikahan ialah masalah finansial. Biasanya, masalah ini muncul pada pasangan yang baru menikah. Hal ini kadang membuat pasangan ini mau tidak mau hidup dan tinggal sementara di rumah salah satu orangtua mereka. Namun bagi wanita, hal ini kadang membuat takut, stress, dan melelahkan. Walaupun kamu merasa sangat berat hati, bukan berarti kamu tidak bisa mengakalinya, lho. Coba tengok tips-tips berikut ini. Dilansir dari parenting.co.id, biasanya jika kamu menerapkan tips-tips tersebut, hidup bersama mertua akan menjadi mudah dan menyenangkan bagimu.

Cuplikan film The Proposal, via timeout.com

Santai dan senyum

Kamu memang tidak harus selalu bersikap manis, karena akan sangat melelahkan melakukan sesuatu yang bukan berasal dari diri kita sendiri. Sebaiknya memang jadilah diri sendiri, karena itu tersenyum dan bersikap manislah sewajarnya dan seimbang. Jika kamu adalah orang yang mudah marah, kamu bisa melatih cara meredam emosimu disini dan mencoba tetap kalem. Memang kita harus menjadi diri sendiri, tapi jika kita bisa mengubah diri kita menjadi seseorang yang lebih baik, mengapa tidak?

Jangan berpihak

Namanya keluarga, pasti sedikit banyak timbul pertengkaran antara orangtua dan anak. Jika hal ini terjadi, sebaiknya kita tidak ikut-ikutan, dalam artian kita jangan sampai terlalu memihak ke suami, karena jika hal tersebut terjadi, mertua kita akan mulai tidak nyaman dengan kehadiran kita. Sebaliknya, jika kita membela mertua, suami yang akan menjadi kurang respek kepada kita. Karena itu, sebaiknya kamu menahan diri dan berkata sesuatu yang netral. Jika mungkin, kamu bisa menganalisa keadaan dan mencari titik tengah yang mungkin dapat dicapai antara mertua dan suami. Jika kita bisa melakukan ini, kita otomatis akan disayang oleh keluarga mertua dan akan selalu diperhitungkan dalam diskusi keluarga.

Tegas dengan penjelasan

Seorang nenek dan kakek pasti akan memperlakukan cucunya dengan berbeda ketimbang memperlakukan suamimu waktu kecil dahulu. Maksudnya, mereka cenderung akan sangat memanjakan cucu mereka dengan cara membiarkan mereka bermain atau menonton film bersama sampai larut, membelikan jajanan yang tidak seharusnya, dan memberikan semua yang cucu mereka inginkan karena mereka ingin melihat cucu mereka bahagia. Sebagai seorang ibu, kamu pasti merasa risih karena kadang cara mereka dapat membuat timbulnya sifat negatif pada si kecil. Nah, jika cara mereka memanjakan ini tak sesuai dengan cara yang kamu inginkan, kamu bisa menegaskan sikapmu kepada mertua dengan alasan yang jelas dan cara yang sopan untuk membuat mereka mengerti. Ingat, kamu mungkin perlu berlatih dahulu karena kadang jika kita menjelaskan sesuatu yang terkesan terlalu menggurui, mertua akan merasa terhina. Jadi berhati-hati menjaga perasaan mertua, ya.

Privasi itu penting

Sebagai orangtua, mertua seharusnya juga sudah mengerti bahwa kamu dan pasanganmu ingin dan harus memiliki waktu privasi berdua. Memang terkesan egois, tapi kamu dan suamimu harus memiliki satu lokasi yang dapat dijadikan tempat untuk merencanakan hidup berumah tangga kalian. Hal ini pun perlu diutarakan juga kepada mertua agar tidak ada kesalahpahaman yang terjadi pada waktu-waktu kedepan.

Bantu semampunya

Pada dasarnya memang pengeluaran rumah tangga harus diusahakan bersama. Akan tetapi, jika kamu merasa tidak bisa membantu banyak, kamu harus mengungkapkannya, jangan memaksakan diri dan pura-pura tegar, hal ini akan lebih menyakiti hati suami dan mertuamu. Jika masih ingin membantu, kamu bisa bantu seperlunya. Buat perhitungan dan perincian jelas di bagian mana kamu bisa membantu. Biarkan suamimu yang menjelaskan kepada orangtuany jika kamu malu mengungkapkannya. Bagaimanapun, kamu dan suami perlu melakukan kalkulasi sendiri untuk masa depan anak dan keluargamu.

Kenali kebiasaan dan menahan diri

Pastinya kamu dan keluarga pasanganmu memiliki kebiasaan yang berbeda. Sebagai pihak yang lebih muda, tak ada salahnya kamu menyesuaikan diri dengan kebiasaan mertuamu agar tidak jadi alasan untuk berbenturan. Jika kamu kebetulan memiliki kebiasaan yang memalukan, seperti memakai tank top di rumah atau bangun siang, usahakan kurangi kebiasaan tersebut karena tidak tidak enak dilihat mertua. Sebelum kamu pindah ke rumah mertuamu, usahakan cari tahu kebiasaan masing-masing anggota keluarga yang tinggal disitu dan mulai biasakan pikiranmu untuk menerima kebiasaan-kebiasaan tersebut serta berbaur dengan mereka. Hal ini akan mempermudah kamu untuk menjadi bagian dari keluarga tersebut.

Buang buruk sangka

Biasanya wanita ini sangat cepat berburuk sangka, karena itu wanita sangat mudah terbawa emosi. Nah kamu para wanita harus hati-hati nih, karena pikiran negatif akan melahirkan sikap yang negatif pula. Karena itu, latihan berpikir positif itu perlu sekali dan kamu bisa melakukannya di rumah mertua. Ketika kamu seketika memiliki pikiran jelek tentang mertuamu, buru-buru tepis pikiran tersebut karena itu adalah pikiran yang buruk dan belum tentu mertuamu seperti itu. Pikirkan bahwa ibu atau ayah mertuamu melakukan beberapa hal karena sudah terbiasa melakukan hal tersebut kepada anaknya sendiri. Suatu saat nanti kamu pasti akan merasakan manfaatnya.

Demikianlah beberapa tips yang dapat membantumu menyesuaikan diri di rumah mertuamu. Semoga artikel ini dapat membantumu, ya.

Berikan komentar

Komentar spam, kami hapus. Terima kasih.