Begini lho manfaat kesehatan dari Diet Keto. Nomor 7 akan membuatmu ingin mencobanya!

Diet ketogenik merupakan salah satu jenis diet yang mengutamakan banyaknya asupan lemak sehat ketimbang menguranginya. Diet ini sebenarnya berasal sebagai pengobatan untuk mengobati penyakit neurologis, seperti dilansir dari tipsdietsmart.com. Namun karena keberhasilannya menyehatkan orang sekaligus menurunkan berat badan, seiring waktu diet ini menjadi populer. Studi saat ini pun telah menunjukkan bahwa diet ketogenik dapat memiliki manfaat untuk berbagai macam kondisi kesehatan yang berbeda. Apa sajakah penyakit yang dapat disembuhkan oleh diet ini? Mari kita simak bersama.

sleepreviewmag.com

1. Mengatasi penyakit jantung

Diet ketogenik telah terbukti memperbaiki kadar trigliserida dan kadar kolesterol yang paling dikaitkan dengan peningkatan arteri. Lebih khusus lagi, ketika anda mengurangi asupan karbohidrat, dan menggantinya dengan makanan yang tinggi lemak, akan terjadi peningkatan dramatis dalam HDL dan penurunan konsentrasi partikel LDL dibandingkan dengan makanan rendah lemak, dilansir dari caramedika.com.

Nah, terbukti kan, diet ketogenik ini ternyata selain mampu menurunkan berat badan, juga dapat menjaga tekanan darah dan tingkat HDL sehingga kerja jantung menjadi lebih ringan. Dengan ini, jantungmu akan semakin sehat.

2. Mengatasi kanker

Dikutip dari Kompasiana, kunci utama dari adanya analisa bahwa diet ketogenik akan bekerja terhadap sel kanker adalah adanya fakta kalau glukosa atau gula dan protein adalah makanan untuk sel kanker. Sel kanker paling membutuhkan glukosa untuk menjadi bahan bakarnya melakukan agresivitas dan penyebarannya. Namun, diet ini bekerja pada pelemahan sel kanker dan secara umum cenderung tidak cukup agresif untuk membunuh sel kanker. Kombinasi yang lebih kompleks diperlukan untuk bisa mendapatkan manfaat optimal untuk mengatasi kanker dengan tuntas.

3. Mengatasi penyakit alzheimer dan parkinson

Saat ini, penelitian tentang manfaat diet ketogenik dalam mengurangi gejala alzheimer dan parkinson memang sedang dilakukan. Namun peneliti percaya bahwa diet ini akan memperlambat perkembangan penyakit ini.

4. Mengatasi epilepsi

Dikutip dari padusi.com, diet ketogenik merupakan alternatif terapi khususnya pada anak-anak dengan gangguan kejang yang tidak terkendali. Melalui diet ketogenik, lemak menjadi sumber energi dan keton terakumulasi di dalam otak sehingga menjadi tinggi kadarnya (ketosis). Keadaan ketosis ini dipercaya dapat menghasilkan efek antikonvulsi, yang dapat mengurangi simptom epilepsi dengan mengurangi frekuensi dan derajat kejang, meskipun bagaimana mekanisme biokimia peristiwa ini belum diketahui dengan pasti.

Baca Juga:

Diet Keto, tipe diet yang sedang naik daun di Indonesia. Mau coba?

Bagaimana cara melakukan diet ketogenik yang baik?

Diet Ketogenik dengan Diet Ketofastosis ternyata berbeda lho!

Bingung mau makan apa selama melakukan Diet Keto? Cek rekomendasi menu untuk seminggu ini!

5. Mengatasi sindrom ovarium polikistik

Diet ketogenik dapat membantu mengurangi kadar insulin, yang sangat berperan dalam sindrom ovarium polikistik.

6. Cedera otak

Ternyata, terdapat sebuah studi tentang binatang yang menemukan bahwa diet ini dapat mengurangi gegar otak dan membantu pemulihan setelah cedera otak.

7. Jerawat

Bagi kalian para wanita, pasti ingin memiliki wajah yang mulus dan bebas dari jerawat, bukan? Tenang, dengan melakukan diet ketogenik ini, kamu tidak hanya dapat mengurangi berat badanmu, tapi kamu juga dapat menjadi semakin sehat dan wajahmu semakin bebas dari jerawat. Bagaimana bisa?

Jadi, penyebab jerawat juga bisa berasal dari dalam tubuh, dan penyebab yang belum banyak diketahui orang adalah adanya peningkatan kadar insulin. Peningkatan kadar insulin inilah yang kemudian merangsang peningkatan produksi sel kulit, sebum, dan androgen sehingga muncul erupsi bintik – bintik jerawat pada lapisan kulit wajah kita. Karena itu, dengan melakukan diet ketogenik, kamu dapat menekan kadar insulin dalam tubuhmu sehingga jerawat akan menghilang.

Nah, demikianlah manfaat diet ketogenik untuk mengurangi dan mencegah timbulnya penyakit. Apakah kamu tertarik mencobanya? Ceritakan pengalamanmu melakukan diet ketogenik di kolom komentar, ya.

1 Comment

Komentar spam, kami hapus. Terima kasih.