http://healthnutritionclub.com
in , , ,

8 Efek Samping Diet Ketogenik dan Tips Untuk Mengatasinya

Setelah membaca mengenai hal-hal yang menyenangkan mengenai diet ketogenik, kamu pasti ingin langsung mencobanya karena pola makannya yang menyenangkan. Namun, segala sesuatu pasti ada kelebihan dan kekurangannya, begitupun dengan diet ketogenik. Ada beberapa efek samping yang ditimbulkan dari tingginya lemak yang kita konsumsi, seperti dilansir dari foodketo.com. Tapi jangan takut, ada tips-tips untuk meminimalisirnya juga, kok. Yuk, mari disimak.

http://healthnutritionclub.com

1. Keto Flu

Saat pertama kali menjalankan diet keto, normalnya kamu akan terkena flu, hidung meler, sakit tenggorokan, sakit kepala (pusing), susah fokus, masuk angin, dan demam yang biasanya berlangsung antara 3 hingga 10 hari. Biasanya, proses ini terjadi karena tubuh yang mudah mendapatkan energi dari glukosa, mulai kelaparan. Gula darah mulai turun dan glikogen (cadangan glukosa) mulai di bongkar, selain itu, elektrolit juga mulai terkuras keluar.

Untuk itu, minumlah air yang cukup serta konsumsi garam dan kaldu (sop tulang daging) untuk menambah asupan mineral. Ambil saja garam dapur dan jilat, atau bisa juga dengan dilarutkan dulu ke dalam air. Umumnya gejala pusing akan reda dalam 10-15 menit. Solusi ini juga cocok yang merasa mual. Kemudian, jika kamu merasa lemah, bisa ditambah dengan makan lemak dan minyak kelapa (virgin coconut oil) yang cepat diolah menjadi energi. Pastikan kamu tidak kekurangan kalori dibandingkan kebutuhanmu.

2. BAB tidak lancar

Dikutip dari foodketo.com, selama ini kita banyak makan serat. Artinya 80-90% makanan itu kita buang. Ketika mulai keto, tubuh kita akan menjadi lebih efisien karena yang dibuang hanya 20-30% saja! Ditambah lagi volume makan kita jauh berkurang (fastosis)

TIPS : BAB-mu mungkin bisa sampai 2-4 hari sekali, tapi itu normal kok, kamu hanya perlu perbanyak minum air putih dan perbanyak memakan serat agar BAB mu tidak keras. Kamu bisa mendapatkan serat dari agar-agar dan buah alpukat, kok.

BACA JUGA:  10 Poin penting cara cari duit lewat WordAds

3. Bau Nafas Yang Khas

Ketika konsumsi lemak kita meningkat dan perlahan tubuh kita berada dalam kondisi ketosis, sebagian akan ada yang dibuang melalui pernafasan. Aroma aseton akan sering muncul diawal untuk mengimbangi pembakaran cadangan glikogen dan biasanya keluar melalui saluran pernafasan dan saluran keringat. Hal ini bisa terjadi selama 2 hingga 3 minggu.

Nafas dan keringat merupakan saluran pembuangan keton ketika tubuh beradaptasi. Ini bisa terjadi antara 2-3 minggu.

Daripada kamu menutup mulut terus dan takut untuk berbicara, lebih baik kamu menyiapkan peralatan perang seperti permen pewangi mulut atau sering-sering mengunyah daun sirih dan kumur garam. Kamu juga bisa selalu menyemprotkan parfum ke tubuhmu agar bau keringat yang khas itu tidak sampai tercium orang sekitarmu.

4. Kolestrol dan Asam Urat Naik

Ya, naiknya kolesterol merupakan salah satu hal yang meresahkan. Akan tetapi, kamu tidak perlu terlalu khawatir karena pada dasarnya kadar kolesterol dan asam urat di darat itu dapat disintetis tubuh sesuai dengan kebutuhannya. Kolesterol itu merupakan bahan penting dalam tubuh manusia dan ia membentuk banyak sekali hormon dalam tubuh. Seluruh sel tubuh dilindungi oleh kolestrol, bahkan kekurangan kolestrol jauh lebih berbahaya seperti depresi dan daya tahan tubuh menurun. Hindari semua jenis obat penurun kolesterol. Sebaiknya, jika ada keluhan baru kamu bisa kunjungi dokter. Fokuslah hanya pada kondisi kadar gula darahmu.

5. Ruam, gatal-gatal, atau Keto-Rash 

Saat melakukan diet ini, banyak yang mengaluh memiliki ruam merah yang gatal, berbintik-bintik atau kadang bentol. Beberapa hal tersebut diakibatkan oleh candida atau jamur yang mati karena kekurangan glukosa. Ketika glukosa dalam tubuh berkurang, jamur merilis toksin yang dapat mengakibatkan radang dan aktifnya sistem imun sehingga akhirnya kulit menjadi seperti biduran atau urtikaria. Hal ini juga bisa diakibatkan oleh kulit yang sensitif pada keton dari keringat.

BACA JUGA:  Masker Alami Untuk Mengatasi Rambut Kering dan Bercabang

Jika kamu tidak tahan dengan gatalnya, oleskan saja magnesium oil atau bedak anti gatal. Tetap jaga tubuh dengan minum air putih dan garam yang cukup.

6. Kondisi Fisik Lemah, Rasa Haus, Lesu, Pusing, Gugup

Ketika tubuh memiliki ketergantungan dengan glukosa, maka kemampuan mengakses keton sebagai sumber energi akan terhenti. Proses pemindahan metabolisme pasti akan merubah keseimbangan. Karena itu, kamu bisa merasa seperti sedang puasa ditambah pusing dan sering gugup.

Untuk ini, kamu bisa menggunakan minyak kelapa. Minyak kelapa / VCO adalah sumber energi tercepat bagi tubuh untuk mendapatkan energi. Lalu, jangan menahan lapar terlalu lama ketika proses adaptasi. Ketika lapar, kamu bisa memakan snack daging atau telur agar kamu tidak merasa tidak bertenaga.

7. Kehilangan Nafsu Makan, Mual, Diare, Muntah 

Hal ini juga banyak terjadi pada orang yang melakukan diet ketogenik. Mungkin kamu merasa sudah terlalu banyak mengkonsumsi lemak, sehingga kadang sudah malas lagi untuk makan. Jika dipaksakan, bisa saja kamu akan menjadi mual, diare, atau muntah. Karena itu, makanlah secukupnya, jangan berlebihan. Jika timbul diare, sebaiknya jangan makan dan minum minimal 3 jam. Hal ini diperlukan agar tubuh dapat menyeimbangkan horman dan mineral dalam tubuh secara alami. Perhatikan juga asupan makananmu, jangan sampai ada gula yang menyusup termasuk dari buah, yougurt, keju, dan kue-kue (termasuk kue ala keto).

8. Jerawat dan Rambut Rontok

Kadang, dalam 3 hingga 6 bulan pertama rambutmu bisa rontok, tapi tenang saja, itu hanya sementara saja karena setelah itu folikel rambut akan tumbuh lebih banyak. Jerawat juga akan sering muncul di awal, tapi tenang saja, jerawat tersebut akan mengering  secara bertahap dan setelahnya kulit akan jauh lebih lembab dan mulus.

BACA JUGA:  Tak hanya wortel, 3 jenis makanan ini juga baik untuk kesehatan mata

Sebaiknya, perbanyaklah mengonsumsi daging, ikan, dan telur serta buat dirimu selalu senang dan santai karena hal ini akan dapat mempengaruhi kesehatan wajahmu. Tambahkan olahraga ringan seperti plank.

Nah, itulah beberapa penyakit yang akan muncul juka kamu melakukan diet ini. Inilah mengapa orang-orang yang melakukan diet keto sangat dianjurkan untuk berkonsultasi dahulu dengan dokter. Meskipun ada banyak hal yang dapat kamu lakukan untuk meminimalisir dampak dari penyakit yang berasal dari diet ketogenik, kamu tidak boleh lengah karena jika kamu lengah dan cenderung tidak peduli, akan ada penyakit lain yang bisa menyerangmu.

Bagaimana, masih tertarik mencoba diet ini? Tenang saja, penyakit-penyakit tersebut tidak ada apa-apanya dibanding kebahagiaan yang kamu dapatkan karena mengonsumsi makanan berlemak tinggi setiap hari dan pengurangan berat badan yang drastis.

Baca juga:

Begini Lho Manfaat Kesehatan Dari Diet Keto. Nomor 7 Akan Membuatmu Ingin Mencobanya!

Bingung mau makan apa selama melakukan Diet Keto? Cek rekomendasi menu untuk seminggu ini!

Bagaimana cara melakukan diet ketogenik yang baik?

 

Comments

Komentar spam, kami hapus. Terima kasih.

Loading…

0

Diskusi

0 comments

ketogenicdietnarcolepsy

Begini lho manfaat kesehatan dari Diet Keto. Nomor 7 akan membuatmu ingin mencobanya!

Belum dilamar oleh Si Dia? Mungkin ini alasannya.