Ingin Pernikahan yang Bahagia? Rencanakan 6 Hal Berikut Ini.

Membentuk sebuah keluarga yang sejahtera dan harmonis tentu sangat diperlukan, akan tetapi cukup rumit untuk dilakukan. Jika kamu ingin keluargamu bahagia, kamu dan pasanganmu harus membuat beberapa rencana agar kalian tidak menemui masalah dalam keberjalanan pernikahan kalian. Berikut beberapa rencana yang bisa kalian pertimbangkan, dilansir dari lyceum.id.

maharmahar.com

1. Rencanakan Tempat Tinggal Pasca Menikah

Memiliki tempat tinggal bagi pasangan yang baru menikah itu penting, lho. Masa, kamu mau tinggal di rumah orangtuamu dan merepotkan mereka terus setelah menikah? Agar tidak menjadi polemik dan mengusik keharmonisan rumah tangga, kamu harus mendiskusikan hal ini dengan pasanganmu. Tidak sulit kok mendapatkan tempat tinggal di jaman sekarang. Kamu dan pasanganmu bisa ngekos di kosan khusus pasutri atau mengontrak rumah kecil yang murah untuk sementara. Jika kamu dan pasangan masih tidak dapat mengakomodir hal tersebut, tidak apa-apa kamu tinggal dengan orangtua untuk sementara, toh orangtuamu juga pasti tidak keberatan jika ada tambahan satu orang keluarga di rumahnya. Dengan perncanaan yang matang misalnya menyisihkan 20% penghasilan, investasi pada emas, hemat dan memiliki penghasilan tambahan, kamu dan pasangan pasti akan cepat mewujudkan rencana ini.

2. Rencana jumlah anak Pasca Menikah

Salah seorang anggota ACOG dalam situs resminya mengungkapan, bahwa kesejahteraan keluarga dapat dicapai dengan merencanakan jumlah anak. Jika sudah ada rencana yang jelas, anak tidak lagi jadi beban ekonomi, karena kamu dan pasanganmu pasti akan mulai menabung dari jauh hari dan mempersiapkan banyak hal bahkan sebelum menentukan untuk memiliki anak. Dengan begini, sebagai orangtua kalian akan jauh lebih sejahtera sehingga anak bisa jauh lebih sehat dan tumbuh kembangnya juga akan terjamin.

3. Merencananakan jarak kelahiran anak

Setelah memiliki anak pertama tentu kita perlu juga memikirkan berapa jumlah anak dan merencanakan jarak kelahiran anak selanjutnya. Perencanaan yang matang diperlukan agar senatiasa tidak menjadi beban bagi keberlangsungan sebuah keluarga. Bayangkan jika kalian konstan memiliki anak setiap 3 tahun sekali, saat anak tertua memasuki bangku kuliah, adik pertamanya akan memasuki bangku SMA dan adik keduanya akan memasuki bangku SMP. Saat itu kalian pasti akan sangat kesulitan untuk membiayai semuanya, bukan? Walaupun semuanya sudah kalian siapkan jauh hari sebelumnya, siapa yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan? Karnea itu, untuk hal ini kalian harus memikirkannya matang-matang.

4. Menentukan Istri dirumah atau Ikut kerja

Jika dikaji lebih dalam, penetuan sosok istri dalam sebuah keluarga menjadi sangat strategis. Bagimana tidak, istri menjadi salah satu penentu baik buruk tumbuh kembang anak. Walaupun seorang istri tidak dituntut untuk ikut mencari nafkah, akan tetapi bantuannya kepada suami dengan ikut mencari nafkah bagi keluarga pasti akan sangat berguna. Akan tetapi, semuanya bergantung kembali kepada suami, jika ia merasa mampu membiayai semuanya maka kamu cukup dirumah mengurus kebutuhan keluarga.

5. Manajemen finansial keluarga

Perencanaan ini juga sangat menentukan risiko masa depan serta beban keluarga mengingat bahwa manajemen finansial keluarga sangat penting adanya. Apalagi jika sudah memiliki buah hati yang nantinya akan memunculkan kebutuhan-kebutuhan baru, selain memutuskan untuk menabung dari jauh-jauh hari, hal yang lebih penting ialah kamu perlu berlatih melakukan manajemen finansial keluarga. Untuk para istri, peranmu disini akan sangat penting.

6. Rencana Jaminan hari tua

Mengapa setelah menikah perlu perencanaan dana hari tua? Sama seperti tujuan kamu menabung, untuk berjaga-jaga jika ada suatu hal mendesak yang perlu kamu lakukan tetapi belum memiliki biaya untuk itu. Tabungan hari tua ini juga berguna bagi kamu yang ingin bersenang-senang dan hidup bahagia nanti di hari tua. Rencana Jaminan hari tua juga dapat membantu kamu terhidar dari kesalahan-kesalahan dalam perencanaan membangun keluarga yang mapan. Dengan melakukan perencanaan ini, kamu dapat mengetahui estimasi berapa jumlah uang yang kamu butuhkan saat pensiun. selain itu, kita juga dapat mengetahui berapa lama kita harus berinvestasi untuk menyiapkan uang untuk pensiun tersebut.

Demikianlah beberapa rencana dalam pernikahan yang dapat kamu pertimbangkan. Yang perlu ditekankan ialah bahwa kamu tidak dapat melakukan ini sendiri, kamu perlu bantuan dari pasanganmu karena kalian akan melaksanakan pernikahan ini dalam waktu yang lama bersama. Tetap semangat dan selalu berpikir positif, ya.

Berikan komentar

Komentar spam, kami hapus. Terima kasih.