Penasaran di Lombok Utara Ada Wisata Apa Saja? Cek 7 Lokasi Spektakuler Ini

Tidak enak rasanya jika liburan ke Lombok Utara tanpa mengunjungi Gili Trawangan. Setidaknya itulah yang dikatakan wisatawan-wisatawan yang berkunjung kemari. Padahal, jika kamu mau menelusuri keseluruhan wilayah Lombok Utara, banyak sekali lho tempat-tempat wisata yang tidak kalah spektakuler dengan Gili Trawangan. Apa saja dan dimana saja lokasi-lokasi tersebut? Berikut daftar destinasi wisata di Lombok Utara yang paling menarik, dikutip dari traveloka.com.

Gili Trawangan Lombok, via Instagram @lindseykuehl

1. Gili Trawangan

Sebelumnya mari kita bahas Gili Trawangan dahulu. Tempat wisata pertama yang kerap menjadi lokasi liburan di Lombok pastinya adalah Gili Trawangan. Pulau yang satu ini menawarkan beragam aktivitas wisata. Kamu bisa menyaksikan keindahan alam bawah laut yang memukau, hamparan pasir putih yang luas, ataupun pemandangan matahari terbenam yang mengagumkan.

Kalau mau, kamu juga bisa mencoba untuk berkunjung ke dua pulau kecil lain yang lokasinya berdekatan dengan Gili Trawangan, yakni Gili Air dan Gili Meno. Kalau Gili Trawangan menjadi lokasi yang ramai dan kerap dilaksanakan pesta tepi pantai, Gili Meno dan Gili Air punya suasana yang lebih tenang.

Kamu juga tidak perlu mengeluarkan uang banyak untuk bisa berlibur di tempat wisata ini. Akses transportasi bisa dilakukan dengan mudah dari Pelabuhan Bangsal atau bisa pula dari Padang Bai di Bali. Untuk tempat menginap, kamu bisa menemukan keberadaan hotel-hotel murah di sini. Dengan kisaran harga mulai dari Rp200 ribuan per malam.

2. Gili Air

Gili Air merupakan sebuah pulau kecil yang berada satu gugus dengan Gili Trawangan dan Gili Meno. Karena ukurannya yang kecil, kamu pun bisa mengelilingi tempat wisata ini dengan berjalan kaki hanya dalam waktu 90 menit. Anda juga tidak perlu khawatir tersesat, karena jalan setapak yang ada di pulau ini semuanya mengarah ke tepi pantai.

Akses menuju ke tempat wisata ini bisa dilakukan dari berbagai tempat. Mulai dari Gili Trawangan, Pelabuhan Bangsal, Pantai Senggigi, ataupun Pantai Padang Bai di Bali. Hanya saja, durasi keberangkatan kapal menuju ke Gili Air lebih rendah dibandingkan dengan jadwal kapal ke Gili Trawangan.

3. Gili Meno

Pulau ketiga yang masuk dalam gugusan Kepulauan Gili di Lombok adalah Gili Meno. Dibandingkan dengan Gili Air dan Gili Trawangan, Gili Meno merupakan pulau yang paling sepi. Terutama, ukuran tempat wisata ini juga lebih kecil dibandingkan dengan kedua gili lain dengan jumlah penduduk kurang lebih hanya 400 orang.

Meski begitu, Anda tetap bisa menemukan keberadaan penginapan di tempat wisata ini. Tarif menginapnya juga tidak terlalu mahal, mulai dari Rp100 ribu per malam. Mengenai sarana transportasi, Anda bisa menuju ke Gili Meno dari berbagai tempat. Mulai dari Gili Air, Gili Trawangan, Pelabuhan Bangsal, Pantai Senggigi, ataupun dari Pantai Amed di Bali.

4. Pelabuhan Bangsal

Pelabuhan yang satu ini merupakan pintu gerbang utama menuju ke Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air dan bisa ditempuh sekitar 40 menit perjalanan dari Pantai Senggigi. Dari sini, para wisatawan bisa menemukan kapal feri yang berangkat secara rutin menuju ketiga tempat wisata tersebut. Tarif menyeberang dari Bangsal menuju ketiga gili tersebut pun cukup murah, tidak sampai Rp20 ribu per orang.

Namun, jadwal keberangkatan kapal untuk masing-masing gili memiliki perbedaan. Kapal menuju Gili Trawangan bisa dijumpai mulai dari pukul 8.00 hingga 17.00 WITA. Sementara untuk ke Gili Meno, tersedia pada pukul 09.00 – 14.00 WITA. Terakhir kalau ingin merasakan ketenangan di Gili Air, kapalnya berangkat pada rentang 08.00 – 11.00 WITA.

5. Air Terjun Tiu Teja

Air Terjun Tiu Teja merupakan tempat wisata baru yang ada di Lombok Utara. Keberadaannya memang cukup tersembunyi, tertutup oleh hutan belantara di lereng Gunung Rinjani. Tidak heran kalau wisatawan kurang begitu mengetahui tempat ini. Keunikan utama dari wisata alam terbaru ini adalah pada bentuknya yang berupa air terjun kembar.

Tidak terlalu sulit kalau ingin menyaksikan keindahan tempat wisata ini. Lokasinya berada di Desa Santong, Kecamatan Kayangan. Jika ingin ke tempat ini, kamu perlu menempuh perjalanan sekitar 60 km dari Kota Mataram, dengan waktu tempuh mencapai 2 jam. Namun, lamanya perjalanan itu akan terobati oleh keindahan air terjun berjuluk air terjun pelangi ini.

6. Pantai Tebing

Di Lombok Utara, kamu juga akan menemukan keberadaan pantai yang unik di Pantai Tebing. Pantai ini merupakan tempat wisata yang baru-baru ini populer di kalangan wisatawan lokal. Keberadaan tebing sepanjang 50 meter menjadi ciri khas dari pantai ini. Para wisatawan yang datang pun kerap berfoto dengan latar belakang tebing tersebut.

Lokasi tempat wisata ini berada di Dusun Luk, Desa Sambi Bangkol, Kecamatan Gangga. Masyarakat sekitar, lebih mengenal pantai ini dengan nama Pantai Luk. Akses menuju ke tempat ini tidak terlalu sulit. Bisa dijangkau baik menggunakan kendaraan pribadi ataupun umum.

Kalau naik kendaraan pribadi, kamu perlu menempuh perjalanan sejauh 42 Km dari Kota Mataram. Sementara itu, kalau ingin naik kendaraan umum ke tempat wisata ini, bisa menuju ke Terminal Mandalika. Di sana, akan tersedia angkutan umum menuju ke Pantai Tebing dengan tarif Rp25.000,00 per orang.

7. Air Terjun Tiu Kelep dan Air Terjun Sendang Gile di Senaru

Berkunjung ke Desa Senaru yang ada di Kecamatan Bayan, Lombok Utara, kamu akan bisa menyaksikan dua air terjun indah, yakni Air Terjun Tiu Kelep dan Sendang Gile. Kedua tempat wisata alam ini sama-sama memiliki pemandangan yang indah dan menyegarkan mata.

Berkunjung ke kedua air terjun ini, kamu akan merasakan suasana yang sejuk. Terutama, karena tempat wisata ini berada di pada ketinggian 600 mdpl. Menariknya, air yang ada di kedua air terjun ini dipercaya memiliki kemampuan untuk menyembuhkan penyakit, lo. Meski, untuk kebenarannya belum ada pembuktian secara ilmiah.

Desa Senaru yang menjadi lokasi dari kedua tempat wisata alam ini berjarak sekitar 60 Km dari Kota Mataram. Perlu diketahui, tidak ada kendaraan umum yang melayani jalur transportasi menuju ke sini. Jadi, solusinya hanya menggunakan kendaraan pribadi. Sesampainya di Desa Senaru, kamu masih harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki kurang lebih selama 30 menit.

Demikianlah deretan destinasi wisata di Lombok Utara. Sudah pernah mengunjungi Lombok Utara? Yuk ceritakan pengalamanmu di kolom komentar.