Waspadai Penyakit Kulit Yang Sering Muncul Pada Anak-Anak

Anak-anak sangat rentan terkena penyakit. Oleh karenanya, kita harus waspada akan tingkah laku dan kegiatan yang dilakukan si kecil. Jika ada hal tak biasa yang dilakukan olehnya, segera perhatikan apakah ia terkena penyakit, terutama penyakit kulit. Berikut referensi dari MSN beberapa penyakit-penyakit kulit yang sering muncul pada anak dan penanganannya.

Kurap (kadas)

Kurap (tinea) disebabkan oleh jamur yang hidup di jaringan kulit, rambut dan kuku yang mati. Gejala kurap timbul sebagai plak bersisik atau bintil-bintil merah. Plak ini lalu berubah menjadi lesi merah yang berbentuk melingkar dan terasa gatal, dan kemudian menyebar, hingga melepuh atau mengelupas.

Kondisi ini menular melalui kontak kulit-ke-kulit pada manusia atau hewan. Balita juga dapat terpapar barang-barang pribadi seperti bak mandi atau perlengkapan olahraga. Dokter dapat mengobati penyakit ini dengan krim antijamur.

Penyakit kelima

Penyakit kelima bersifat menular dan biasanya ringan dalam 2 minggu. Awalnya, penyakit kelima menimbulkan gejala menyerupai flu. Wajah menjadi merah terang dan kemudian tubuh dipenuhi dengan ruam adalah gejala yang terlihat pada anak-anak. Infeksi pernapasan (batuk dan bersin) dan kebanyakan faktor penularan terlihat pada minggu sebelum kemunculan penyakit ini.

Pengobatan dilakukan dengan istirahat yang cukup, memastikan anak mendapatkan cukup air dan elektrolit, dan meredakan rasa sakit (jangan gunakan aspirin untuk anak-anak). Jika anakmu terkena penyakit kelima pada saat kehamilan, maka kamu perlu periksa ke dokter dengan segera.

Cacar air

Cacar air sangat menular dan menyebar dengan mudah, dan meninggalkan bintik-bintik atau lepuhan yang merah dan gatal pada tubuh. Bintik merah ini berkembang melalui tahapan: bintik lepuhan terbentuk, pecah, kering, dan kemudian berkerak.

Cacar air bisa menjadi sangat serius. Penyakit ini sebelumnya sangatlah umum tetapi telah jauh berkurang semenjak adanya vaksin cacar air. Semua anak diberikan satu dosis vaksin cacar air. Oleh karena itu, anak-anak yang berusia lebih tua dan orang dewasa tidak pernah terkena sakit ini.

Impetigo

Impetigo disebabkan oleh infeksi bakteri. Gejalanya termasuk bisul atau lepuhan merah yang dapat pecah mengeluarkan nanah, dan berkerak coklat kekuningan. Bisul dapat muncul di seluruh tubuh tetapi kebanyakan muncul di sekitar mulut dan hidung. Impetigo dapat menular melalui kontak dekat atau penggunaan barang-barang pribadi, seperti handuk atau mainan. Guratan dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya. Penyakit ini diobati dengan salep antibiotik atau antibiotik oral.

Kutil

Kutil disebabkan oleh virus, bisa menular dan disebarkan melalui kontak dengan barang pribadi yang digunakan oleh pengidap. Virus biasanya terdapat di jari-jari dan tangan. Tapi kutil biasanya tidak berbahaya. Untuk mencegah kutil menular, ajarkan anakmu untuk tidak menggigit kuku atau jarinya.

Biang keringat

Gejala biang keringat termasuk kemunculan bintil-bintil kecil berwarna merah atau merah muda di kulit kepala, leher, dan bahu anak. Penyebab penyakit ini adalah penyumbatan saluran keringat. Penyakit ini biasanya muncul saat anak-anak berpakaian yang memerangkap panas. Namun, ini juga dapat terjadi pada setiap anak dalam cuaca panas. Cara berpakaian anak yang tepat dapat dilihat ketika kamu menyentuh telapak kakinya. Jika telapak kaki mereka terasa sejuk saat disentuh, cara berpakaian mereka sudah tepat.

Eksim

Anak-anak yang menderita eksim mungkin menderita alergi dan asma. Penyebab pastinya tidaklah jelas, tetapi anak-anak penderita eksim seringkali memiliki sistem kekebalan tubuh yang sensitif. Ruam yang muncul memburuk dengan kulit yang kering dan gatal. Eksim adalah bentuk kulit gatal yang paling umum. Eksim adalah penyakit kulit pada anak yang dapat berkembang dengan cepat pada beberapa anak atau akan bersifat lebih ringan saat mereka masih berusia dini.

Ibu, selalu waspada ya dengan penyakit-penyakit ini.