www.sulselsatu.com
in , ,

Makna-Makna Tersembunyi Puasa Syawal Yang Harus Kamu Ketahui

Setelah puasa Ramadan, kamu pasti pernah dihimbau untuk melakukan puasa Syawal, kan? Mungkin beberapa dari kamu merasa bahwa puasa Syawal itu melelahkan karena kamu sudah lelah melakukan puasa Ramadhan. Namun jangan salah, puasa Syawal memiliki manfaat yang jarang diketahui. Apa saja manfaat-manfaatnya? Yuk simak ulasannya, dilansir dari Rumahsyo.

1. Puasa syawal akan menggenapkan ganjaran berpuasa setahun penuh

Terkait puasa syawal, Nabi sendiri mengatakan bahwa “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.”

Para ulama menjelaskan bahwa berpuasa seperti setahun penuh asalnya karena setiap kebaikan semisal dengan sepuluh kebaikan yang semisal. Bulan Ramadhan (puasa sebulan penuh, -pen) sama dengan (berpuasa) selama sepuluh bulan (30 x 10 = 300 hari = 10 bulan) dan puasa enam hari di bulan Syawal sama dengan (berpuasa) selama dua bulan (6 x 10 = 60 hari = 2 bulan. Jadi jika seseorang melaksanakan puasa Syawal dan sebelumnya berpuasa sebulan penuh di bulan Ramadhan, maka dia seperti melaksanakan puasa setahun penuh.

Cara melaksanakan puasa Syawal adalah:

  • Puasanya dilakukan selama enam hari.
  • Lebih utama dilaksanakan sehari setelah Idul Fithri, namun tidak mengapa jika diakhirkan asalkan masih di bulan Syawal.
  • Lebih utama dilakukan secara berurutan namun tidak mengapa jika dilakukan tidak berurutan.
  • Usahakan untuk menunaikan qodho’ puasa terlebih dahulu agar mendapatkan ganjaran puasa setahun penuh. Dan ingatlah puasa Syawal adalah puasa sunnah sedangkan qodho’ Ramadhan adalah wajib. Sudah semestinya ibadah wajib lebih didahulukan daripada yang sunnah.

2. Puasa syawal dapat menutup kekurangan dan menyempurnakan ibadah wajib

Maksudnya, puasa syawal akan menyempurnakan kekurangan-kekurangan yang ada pada puasa wajib di bulan Ramadhan. Amalan puasa Syawal nantinya akan menyempurnakan puasa Ramadhan yang seringkali ada kekurangan di sana-sini. Inilah yang dialami setiap orang dalam puasa Ramadhan, pasti ada kekurangan yang mesti disempurnakan dengan amalan Sunnah.

3. Melakukan puasa syawal merupakan tanda diterimanya amalan puasa Ramadhan

Jika Allah SWT menerima amalan seorang hamba, maka Dia akan memberi petunjuk untuk amalan sholih selanjutnya. Jika Allah menerima amalan puasa Ramadhan, maka Dia akan ditunjuki untuk melakukan amalan sholih lainnya, di antaranya puasa enam hari di bulan Syawal.

4. Melaksanakan puasa syawal adalah sebagai bentuk syukur pada Allah

Nikmat apakah yang harus disyukuri? Yaitu nikmat ampunan dosa yang begitu banyak di bulan Ramadhan. Bukankah sudah kita ketahui bahwa amalan puasa dan shalat malam selama sebulan penuh adalah sebab datangnya ampunan Allah, begitu pula dengan amalan menghidupkan malam lailatul qadr di akhir-akhir bulan Ramadhan? Selain itu, penghujung Ramadhan (di hari Idul fithri), kita dianjurkan untuk banyak berdzikir dengan mengangungkan Allah melalu bacaan takbir ”Allahu Akbar”. Ini juga di antara bentuk syukur.

Ingatlah bahwa rasa syukur haruslah diwujudkan setiap saat dan bukan hanya sekali saja ketika mendapatkan nikmat. Namun setelah mendapatkan satu nikmat, kita perlu bersyukur lebih banyak lagi.

5. Melaksanakan puasa syawal menandakan bahwa ibadahnya kontinu dan bukan musiman saja

Amalan yang seseorang lakukan di bulan Ramadhan tidaklah berhenti setelah Ramadhan itu berakhir. Amalan tersebut seharusnya berlangsung terus selama seorang hamba masih bernafas.

Sebagian manusia begitu bergembira dengan berakhirnya bulan Ramadhan karena mereka merasa berat ketika berpuasa dan merasa bosan ketika menjalaninya. Siapa yang memiliki perasaan semacam ini, maka dia terlihat tidak akan bersegera melaksanakan puasa lagi setelah Ramadhan karena kepenatan yang ia alami. Jadi, apabila seseorang segera melaksanakan puasa setelah hari ’ied, maka itu merupakan tanda bahwa ia begitu semangat untuk melaksanakan puasa, tidak merasa berat dan tidak ada rasa benci.

Ada sebagian orang yang hanya rajin ibadah dan shalat malam di bulan Ramadhan saja, lantas dikatakan kepada mereka, padahal amalan seorang mukmin seharusnya barulah berakhir ketika ajal menjemput.

Ditulis oleh Noom

Tradisi Lebaran Di Indonesia, Selalu Diisi Oleh 11 Kegiatan Ini

Atasi Wajah Lelah Kurang Tidur dengan Beberapa Trik Perawatan Kecantikan Berikut!

Atasi Wajah Lelah Kurang Tidur dengan 10 Trik Perawatan Kecantikan Ini!