Tongsis Dilarang Masuk di 7 Tempat Wisata Ini!
in

Tongsis Dilarang Masuk di 7 Tempat Wisata Ini!

Beberapa tempat wisata, mulai dari museum, galeri, hingga wahana bermain telah memberlakukan larangan penggunaan tongsis (selfie stick) ini lo.

Alasan diberlakukannya aturan ini pun beragam, misalnya dapat merusak karya seni berharga, mengganggu pengunjung yang lain, menghalangi fotografer yang memotret momen-momen penting, hingga dapat dijadikan sebagai alat berkelahi saat terjadinya kerusuhan. Biasanya sih yang terakhir ini terjadi di stadion sepakbola atau di lokasi konser.

Bagi wisatawan yang gemar ber-selfie dengan tongsis sebaiknya cari tahu lebih dulu informasinya jika kebetulan mengunjungi tempat tertentu ya. Apakah ada larangan menggunakan tongsis di tempat tersebut.
Apalagi di 12 tempat ini.

 

Tongsis dilarang masuk di 7 tempat wisata ini

1. Museum Hermitage, Amsterdam

Museum Hermitage, Amsterdam.
Museum Hermitage, Amsterdam. Image via Amsterdam Tourist Info.

Karena dianggap dapat mengganggu pengunjung lain dan juga bisa merusak koleksi-koleksi di dalamnya, Hermitage Amsterdam Belanda, melarang setiap pengunjung tempat wisata ini untuk menggunakan tongsis.

Museum bergaya klasik yang terletak di tepi Sungai Amstel ini merupakan museum cabang dari Hermitage Museum St. Petersburg Rusia. Luasnya mencapai 12.846 m persegi dengan area pameran seluas 2.172 meter persegi.

Di dalamnya terdapat fasilitas ruang kuliah, kantor dan restoran. Sebenarnya sih, sampai sekarang belum pernah ada insiden apa pun terkait penggunaan tongsis ini. Namun, pihak pengelola museum tetap melarangnya untuk kenyamanan pengunjung.

 

2. The National Gallery, Inggris

 

National Gallery, London, UK.
National Gallery, London, UK. Image via Visit London.

Museum yang terletak di Trafalgar Square London, Inggris, ini didirikan tahun 1824.

Di dalamnya terdapat 2.300 lukisan dari pertengahan abad ke-13 hingga tahun 1900, termasuk 36 lukisan yang dibeli oleh pemerintah Britania Raya dari seorang bankir bernama John Julius Angerstein tahun 1824.

Semua koleksi mengandung nilai-nilai sejarah yang mewakili hampir semua tahapan penting dalam perkembangan seni lukis Barat.

Karya-karta Giotto hingga Paul Cezanne ada di tempat wisata ini. Maka, untuk melindungi karya-karya seni yang sangat berharga tersebut, pihak pengelola melarang penggunaan tongsis.

Larangan ini diberlakukan setelah sejumlah pengamat, kritikus dan pencinta seni mengkhawatirkan keselamatan koleksi-koleksi di dalam museum.

Selfie dengan tongsis yang kerap dilakukan berkelompok dapat mempersempit koridor sehingga menghalangi pengunjung lain.

 

3. Museum Albertina, Austria

 

Museum Albertina, Wina.
Museum Albertina, Wina. Image via Vienna Unwrapped.

Museum yang berada di Wina ini mengoleksi karya pelukis asal Jerman, Albrech Durer. Salah satunya adalah Young Hare, sebuah lukisan Albrech Durer yang menjadi ikon dari museum ini.

Museum ini juga sering memamerkan lukisan para seniman terkenal dunia, seperti Paul Cezanne, Henri Lebasque, dan Picasso yang tak ternilai harganya.

Di beberapa bagian ruangan museum terdapat patung-patung dan lampu kristal yang cukup pendek hingga dapat dijangkau oleh tangan orang dewasa.

Dengan koleksi yang sangat berharga tersebut, maka wajar bisa pihak pengelola tempat wisata ini melarang setiap pengunjung menggunakan tongsis. Tak hanya berupa imbauan, petugas sudah bersiaga di pintu masuk untuk menyita setiap tongsis yang akan dibawa masuk.

 

4. Istana Versailles, Prancis

 

Istana Versailles, Prancis.
Istana Versailles, Prancis. Image via GetYourGuide.

Istana ini merupakan peninggalan Raja Louis XIV, dan merupakan salah satu istana termegah di dunia bahkan termasuk juga dalam situs warisan dunia UNESCO sejak tahun 1979.

Luas seluruh area termasuk tamannya adalah sekitar 100 hektare. Beberapa ruangan megah yang terkenal di dalam istana ini dibuka untuk wisatawann, di antaranya adalah Hall of Mirrors yang didesain oleh arsitek Charles Le Brun.

Di dinding ruangan ini terpasang 17 cermin yang merefleksikan jendela yang berada di depannya. Terdapat juga deretan patung-patung klasik yang sangat berharga.

Demi keamanan dan keselamatan patung-patung dan berbagai ornament lainnya, pengelola melarang pengunjung untuk menggunakan tongsis. Sebab diduga tongsis yang panjangnya bisa mencapai 1.5 meter itu bisa digunakan untuk menunjuk karya-karya seni.

 

5. Museum Smithsonian, Washington, Amerika Serikat

 

Smithsonian Museum, US.
Smithsonian Museum, US. Image via Babylon Tours.

Pada pertengahan Juni 2015, pihak pengelola museum ini mulai melarang penggunaan tongsis selama pengunjung berada di dalam gedung. Tak hanya tongsis, tripod dan monopod juga dilarang dibawa masuk ke dalam gedung. Namun, penggunaan kamera masih diperbolehkan.

Pihak pengelola mengatakan, bahwa tindakan tersebut perlu mereka lakukan untuk melindungi benda-benda museum. Dengan alasan yang sama, museum lain seperti Art Institute of Chicago, Detroit Institute of Arts, dan New York Museum of Modern Art, juga Metropolitan Museum of Art, juga memberlakukan aturan yang sama.

 

5. Disneyland

Disneyland
Disneyland. Image via Wikipedia.

Berlaku sejak 1 Juli 2015, penggunaan tongsis dilarang di semua jaringan pusat rekreasi Disneyland yang berada di California, Florida, Tokyo, Paris, dan Hong Kong.

Aturan ini dikeluarkan setelah pada akhir Juni 2015 itu ada seorang pengunjung yang membahayakan pengunjung lain di tempat wisata ini gara-gara berselfie dengan tongsis saat sedang meluncur di roller coaster. Bahkan akibat ulah pengunjung tersebut, wahana sempat ditutup sekitar 1 jam.

Pihak pengelola menganggap, bahwa tongsis dapat membahayakan dan mengganggu keselamatan para pengunjung dan juga para pemeran karakter di dalam wahana.

Sejak aturan ini diberlakukan, barang bawaan setiap pengunjung diperiksa satu per satu untuk memastikan tidak ada yang membawa tongsis di dalam wahana.

 

6. Colosseum, Italia

 

Colosseum, Italia.
Colosseum, Italia. Image via TripAdvisor.

Artefak yang terletak di kota Roma, Italia, ini memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi. Sejak awal tahun 2015, pengelola tempat ini melarang penggunaan tongsis oleh pengunjung.

Sebelum diberlakukannya larangan tersebut, pihak keamanan setempat sempat mengamankan 2 turis asal Amerika Serikat. Setelah mengukir nama mereka di dinding Colosseum, mereka lantas mengabadikannya dengan selfie menggunakan tongsis. Ckckck.

Berselfie dengan tongsis juga dinilai mengganggu kenyamanan pengunjung lain oleh pihak pengelola.

 

7. National Portrait Gallery, Canberra, Australia

 

National Portrait Gallery, Canberra Australia.
National Portrait Gallery, Canberra Australia. Image via John Holland.

Sama seperti tempat wisata dan museum lain yang melarang penggunaan tongsis, National Portrait Gallery, Canberra juga melarang penggunaan tongsis karena dikhawatirkan dapat merusak koleksi karya seni yang ada di dalam galeri.

Kekhawatiran tersebut semakin diperkuat dengan banyaknya pengunjung yang melakukan selfie dengan tongsis bersama karya-karya seni yang berharga.

Pelarangan penggunaan tongsis juga diterapkan di galeri lain di Australia seperti Galeri Nasional Australia dan Galeri Nasional Victoria, Melbourne.

 

Nah, asal tahu saja. Pemerintah Korea Selatan secara ketat juga telah membatasi peredaran tongsis. Pada November 2014, pemerintah mulai melakukan razia. Toko yang menjual produk tanpa sertifikasi akan dikenai denda sebesar 30 juta won (sekitar Rp 350 juta).

Menurut Kementrian Sains Korea Selatan, tongsis yang dilengkapi dengan Bluetooth termasuk dalam perangkat komunikasi, layaknya telepon genggam yang memancarkan radiasi elektromagnetik yang dapat memengaruhi perangkat elektronik lainnya.

So, jika ingin berkunjung ke Negeri Ginseng ini, sebaiknya jangan membawa tongsis, terutama yang menggunakan Bluetooth kalau tak ingin berurusan dengan pemerintah setempat.

Nah, jadi, akan lebih bijak ya, kalau kita cari tahu dulu jika ingin berkunjung ke suatu tempat wisata, apakah diperbolehkan selfie, membawa kamera, dan juga membawa tongsis. Sebaiknya, kita patuhi peraturan yang ada, karena larangan ini ada tujuannya. Dan, kita pasti tak mau menjadi penyebab hal-hal yang tak diinginkan yang mungkin terjadi kan?

Ditulis oleh Carolina Ratri

Content & Copywriter. Sketcher. Editor. Visual Communicator. Graphic designer. Mood swinger. INFJ-T Sagittarian. Sarcasm speaker.

Cara Bonding Ibu dan Anak dalam 6 Keluarga Selebriti Dunia - Bisa Ditiru!

Cara Bonding Ibu dan Anak dalam 6 Keluarga Selebriti Dunia – Bisa Ditiru!

6 Fakta Garam yang Harus Diketahui untuk Kemudian Diwaspadai

6 Fakta Garam dalam Makanan yang Harus Diketahui untuk Kemudian Diwaspadai