Awas, Tas Wanita Bisa Sangat Membahayakan Kesehatan Kita Lo!
in

Awas, Tas Wanita Bisa Sangat Membahayakan Kesehatan Kita Lo!

Setiap wanitu itu punya sahabat setia. Bukan sekadar BFF–alias Best Friend Forever. Dia akan menemani ke mana pun kita pergi, kapan pun. Ke kantor, hangout ke cafe, ke pesta, jalan-jalan, bahkan ikut juga ke toilet. Iya, itu dia, si tas wanita yang selalu bergelayut di bahu, di siku, ataupun ditenteng ke mana pun si wanita pergi.

Tapi meskipun dia sangat setia, ternyata dia juga bisa bikin kita sakit. Bukan, bukan sakit hati sih. Tapi sakit leher, juga pada bahu, bahkan bisa menimbulkan kelainan pada tulang belakang.

Nah loh. Katanya sahabat setia, tapi kok bisa menyakiti kayak gitu? Sahabat setia kok begitu?

Tapi memang iya kok. Dia yang terselempang di bahu kita, atau yang menggantung cantik di siku, atau yang dijinjing dengan elegan di tangan, atau mungkin yang ‘hinggap’ di punggung kita, ternyata bisa menyakiti kita dan berubah menjadi berbahaya.

Kok bisa?

 

Kenapa tas wanita ini bisa menyakiti kita? Ini dia penyebabnya!

 

Tas wanita bisa membahayakan kesehatan.
Tas wanita bisa membahayakan kesehatan. Image via iStock.

1. Terlalu berat

“Tas saya besar, supaya muat banyak. Jadi, kalau saya perlu apa pun, saya tinggal cari di tas. Tak perlu bingung kan?”

Ya, sebagian besar wanita memang melakukan hal ini. Buat mereka, tas mereka ibarat kantung Doraemon yang seharusnya memuat segala barang yang mereka perlukan sewaktu-waktu.

Tas yang begini, kalau ditimbang bisa sampai 5 kg lo! Setelah dilihat, isinya ada agenda, netbook, tablet 10″, dompet, makeup kit, dan lain-lain. Waduh! Belum lagi kalau si wanita ternyata juga adalah seorang ibu. Pasti segala tetek bengek anak juga bisa kita temukan dalam tasnya; mulai dari minyak telon, tisu basah, sanitizer, sampai diaper dan baju ganti.

Jangan heran kalau kemudian kita mengeluh sakit bahu, terkena sindrom impingement, atau sakit leher kronis.

The American Chiropractic Association menyarankan, supaya kita tidak membawa beban yang mempunyai berat lebih dari 10 – 15 persen berat tubuh kita sendiri. Ditambah dengan distribusi beban yang tidak merata dapat menyebabkan masalah pada postur tubuh kita. Misalnya, postur tubuh melengkung, sakit pada leher, tekanan yang dapat menyebabkan sakit dan juga kesemutan.

Untuk mengatasinya, sebaiknya kita membagi beban tas ke beberapa tas lain. Dengan demikian, tumpuan berat tak hanya ditanggung oleh satu bagian tubuh saja.

 

2. Tali tak sesuai

Tali tas wanita yang terlalu panjang atau terlalu pendek juga tak bagus dan berpengaruh pada tubuh kita lo!

Ini masih saran dari The American Chiropractic Association juga, bahwa tas wanita yang bertali permanen, dalam arti tak bisa dipanjangkan atau dipendekkan, dapat menyebabkan nyeri otot bahu juga punggung. Begitu pun halnya dengan tali yang terlalu tipis atau sempit.

Agar tak menyakiti kita, maka pilihlah tas wanita dengan tali selempang atau straps yang lebar dan memiliki bantalan. Tali tas seperti ini akan mendistribusikan tekanan di pundak sehingga akan membuat kita lebih nyaman. Pilihlah desain straps yang bisa disesuaikan panjang pendeknya.

Tapi jika kita tetap pengin memakai tas yang ber-straps kecil, pastikan supaya tak terlalu berat ya bawaannya.

 

3. Jarang dibersihkan

Tas ini kadang memang luput dari perhatian kita. Maunya dipakai terus, tapi kadang lupa dicuci, atau sekadar dibersihkan. Akibatnya?

Selain kotor dan bau, tas yang jarang dicuci juga dapat menjadi sarang kuman lo. Coba bayangkan, kira-kira kotoran apa saja yang bisa menempel pada tas kita. Debu jalanan, hingga kuman di toilet. Hiy!

Hal ini bisa menyebabkan kita bersin-bersin dan gatal-gatal, jika dibiarkan. Makanya, jadwalkan untuk mencuci tas setidaknya dua minggu sekali. Bersihkan juga bagian dalamnya ya, terutama dari barang-barang yang tidak terpakai, serta mungkin dari remah-remah makanan si kecil yang kita bawa (kalau ada).

 

4. Tak pernah ganti model

Setiap orang punya kebiasaan yang unik, termasuk urusan cara menyandang tas. Ada yang suka banget memakai tas sandang dan selalu membawanya di bahu sebelah kanan. Tanpa sadar, hal ini akan membuatnya terbiasa untuk berdiri dengan melengkungkan pinggul ke arah kanan.

Ya, begitulah. Saat orang membawa tas berat di satu sisi pundak dalam waktu yang lama, lengkung alamiah leher mulai terganggu. Usahanya untuk membagi rata tekanan di susunan tulang belakang bisa menimbulkan rasa nyeri di punggung, pundak, dan kepala. Kebiasaan ini dapat mengakibatkan skeliosis, yaitu pelengkungan tulang belakang. Juga ada risiko terjepitnya urat syaraf pada area tersebut.

Sebaiknya, milikilah beberapa model tas yang kemudian bisa dipakai secara bergantian. Sebenarnya model terbaik adalah model tas ransel, karena bisa membagi beban sama rata antara bahu kanan dan bahu kiri. Namun, kalau tas ransel kita juga membawa beban yang berat, pasti lama-lama akan timbul rasa nyeri juga ya. Segera pindahkan tas ke bagian depan tubuh, untuk mengatasinya.

Kalau tetap pengin menggunakan tas selempang bahu, pastikan kita cukup sering untuk memindahkan talinya antara bahu kanan dan kiri. Kebiasaan ini akan dapat mengurangi risiko timbulnya rasa nyeri pada otot dan sendi.

 

5. Kurang cermat pilih tas

Handbag syndrome, demikian keluhan yang disebabkan penggunaan dan pemilihan tas yang kurang tepat disebut oleh para ahli kesehatan. Yang perlu kita lakukan sekarang adalah:

  • Lebih baik pilih tas dari bahan yang ringan seperti kanvas, katun atau vinil, ketimbang tas berbahan kulit.
  • Jika kita memang selalu membawa bawaan yang banyak dan berat, sebaiknya pilihlah tas wanitayang memiliki banyak kompartemen di dalamnya. Benda yang paling berat, letakkan di bagian bawah.
  • Pilihlah tas wanita yang sesuai dengan ukuran tubuh kita. Kalau postur tubuh kitaa pendek dan langsing, sebaiknya hindari tas yang besar dan berkesan berat.

 

Nah, kalau sudah tahu apa saja yang “bisa dilakukan” si sahabat satu ini, pastinya kita sekarang akan lebih hati-hati dalam memilih tas wanita yang akan menemani hari-hari kita ya? Jagalah supaya si sahabat ini tak menyakiti kita.

Semoga bermanfaat!

Ditulis oleh Carolina Ratri

Content & Copywriter. Sketcher. Editor. Visual Communicator. Graphic designer. Mood swinger. INFJ-T Sagittarian. Sarcasm speaker.

Berbagai Cek Kehamilan yang Bisa Dilakukan oleh Calon Ibu

Berbagai Cek Kehamilan yang Bisa Dilakukan oleh Calon Ibu

Tips Dan Trik Membuat Ruang Tamu Lebih Nyaman Ini Menarik Untuk Dicoba, Lho!