Cara Menikmati Bulan Pertama Bersama Si Bayi Baru Lahir Tanpa Stres

Bulan pertama bersama bayi baru lahir memang bisa mengerikan!

Kedatangan si buah hati memang sudah ditunggu-tunggu, bukan? Terutama bagi pasangan yang telah menikah. Menjadi sosok orang tua lantas menjadi pengalaman baru yang harus mereka jalani bersama. Dan, biasanya, satu bulan pertama bersama si bayi baru lahir ini benar-benar serasa seperti roller coaster.

Ya, si makhluk yang masih sangat kecil dan mungil itu menjadi tantangan baru untuk orang tua mana pun. Setelah menjaga dan merawatnya selama 9 bulan saat masih berada dalam kandungan, memberikan asupan nutrisi dan vitamin yang diperlukan, kini tiba masa ia benar-benar hadir di pelukan. Rasa bahagia, haru, khawatir, dan takut bercampur aduk menjadi satu. Apalagi ketika kita menggendongnya untuk yang pertama kali.

Sayangnya, kadang momen-momen yang seharusnya membahagiakan ini menjadi tak dapat dinikmati secara utuh oleh orang tua, terutama sang ibu. Banyak hal yang membuat ibu menjadi stres, dan akibatnya ia menganggap si bayi baru lahir yang baru berusia beberapa hari itu sebagai beban.

Inilah yang kemudian menjadi cikal bakal postpartum depression yang bisa membahayakan kesehatan ibu, dan juga orang-orang di sekitarnya, terutama si bayi.

Karenanya, meski mungkin terasa berat, yuk, kita lakukan beberapa hal yang bisa membuat kita lebih menikmati momen kebersamaan dengan si bayi baru lahir terutama di bulan-bulan pertamanya.

 

Beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk menikmati momen kebersamaan di bulan pertama bayi baru lahir

 

Cara menikmati bulan-bulan pertama bersama si bayi baru lahir.
Cara menikmati bulan-bulan pertama bersama si bayi baru lahir. Image via Tesco Baby Club.

1. Melakukan persiapan terlebih dahulu

Sebelum si buah hati lahir, dan kalau kita sudah mengetahui jenis kelamin bayi, maka kita bisa melakukan persiapan dengan lebih baik. Misalnya, kita bisa berbelanja perlengkapan bayi dengan lebih terencana, mulai dari baju bayi, popok, bedong, tempat tidur bayi, dan perlengkapan lainnya.

BACA JUGA:  Ini Dia Beberapa Perawatan Bayi Prematur yang Harus Dilakukan Sendiri Setelah Pulang ke Rumah

Kita bisa mendiskusikannya dengan mereka yang lebih punya pengalaman mengenai hal ini, terutama soal mengurus bayi. Selain kita bisa mendapatkan saran, siapa tahu kita juga bisa mendapatkan beberapa “warisan” perlengkapan bayi yang sudah tak mereka pakai tapi masih layak. Lumayan kan, menghemat belanja.

 

2. Menjaga kondisi fisik

Merawat bayi baru lahir itu sangatlah repot. Kalau bayinya pendiam sih tidak masalah. Akan tetapi tidak semua bayi punya karakter demikian. Ada pula bayi yang lasak atau sering rewel. Hal ini pasti membuat si ibu jadi kurang tidur dan merasa lelah. Kehidupan sang ibu pun jadi kacau ritmenya, makan tidak teratur dan sedikit tidur, sehingga kesehatannya bisa terganggu.

Untuk itu, meski repot, tetaplah merawat diri kita sendiri. Konsumsi makanan sehat, minum air yang cukup, dan selalu menghirup udara segar. Jadwalkan juga untuk olahraga.

Untuk masalah tidur, usahakan untuk tidur ketika si bayi baru lahir juga tidur. Mintalah pada suami untuk mau bertugas bergantian menjaga buah hati ketika malam hari.

Biasakan hal ini terjadi setiap harinya sehingga kita tetap berenergi saat merawat bayi baru lahir.

 

3. Percaya diri

Melihat buah hati yang lucu dan mungil, mungkin sebagai orang tua, kita ada perasaan takut tidak dapat merawatnya dengan baik.

Jangan takut. Hal ini wajar dirasakan oleh semua ibu baru di mana pun. Berusahalah untuk tetap tenang dan lakukan saja yang menurut kita benar. Jika ada yang meragukan, terutama yang berhubungan dengan kesehatan, hubungi dokter segera. Banyak membaca dan mendengarkan, dan kemudian saring. Ambil yang sesuai, tinggalkan saja yang kurang cocok.

Ajaklah si bayi bermain-main. Semakin terbiasa kita dengannya, rasa takut dan kurang percaya diri ini akan hilang dengan sendirinya. Apalagi kalau si kecil sudah mulai bisa tertawa-tawa.

BACA JUGA:  10 Gangguan dan Hal Penting di Masa Nifas yang Akan Dialami oleh Ibu yang Baru Saja Melahirkan

Lakukan rutinitas seperti biasa; memandikan, mengganti popok, menyusui dan lain-lain. Anggaplah itu sebagai salah satu kekuatan super kita, sehingga kita semakin percaya diri membersamai si bayi baru lahir.

 

4. Mengambil cuti

Bagi para ibu yang bekerja, usahakan mengambil cuti melahirkan dengan timing yang tepat. Hal ini biasanya sudah diatur dalam peraturan perusahaan. Namun, jangan memaksakan diri apabila kondisi kita memang tidak memungkinkan.

Mengambil cuti melahirkan juga merupakan tindakan yang bisa sedikit menolong mengurai kerepotan yang ada, karena kita bisa mengatur perhatian dengan lebih baik pada si bayi baru lahir sampai ia siap ditinggal untuk bekerja nanti.

 

5. Bersosialisasi

Jangan ragu keluar rumah. Meski masih berusia sebulan, bayi juga perlu untuk menghirup udara segar di luar rumah, terutama udara pagi.

Saat si bayi rewel di dalam rumah, bawalah ia jalan-jalan keluar sebentar. Tidak perlu terlalu jauh, cukup jalan-jalan di depan rumah saja. Ini juga akan baik bagi kita, agar kita juga bisa menghirup udara pagi yang masih penuh dengan oksigen murni, belum terkontaminasi oleh karbondioksida. Apalagi jika kompleks perumahan kita terletak cukup jauh dari jalan raya.

Memiliki bayi baru lahir kadang juga mengurangi jatah waktu kita untuk berkumpul dengan teman dan keluarga lainnya. Sesekali undang mereka ke rumah dan biarkan mereka ikut mengasuh si bayi.

 

6. Jangan ragu meminta bantuan

Merawat bayi baru lahir itu tidak segampang yang kita kira lo. Ada banyak hal baru yang harus dihadapi, dan kadang kita juga tak tahu harus melakukan apa.

Jika sudah merasa tertekan, mintalah bantuan dari ahlinya. Kita bisa meminta bantuan kepada orang tua atau kepada dokter untuk mendapatkan tip merawat bayi dengan baik.

BACA JUGA:  4 Cara mengatasi anak yang suka bicara membentak

 

Kebahagiaan dalam keluarga memang akan lengkap dengan datangnya sang buah hati di tengah keluarga.

Jangan sampai kehilangan momen bahagia ini hanya karena kita terlalu khawatir dan takut akan hal-hal yang sebenarnya tak perlu.

Nikmati hari-hari merawat si bayi baru lahir dengan rasa ikhlas. Dibantu dengan beberapa tip di atas, pastinya hari-hari kita di bulan pertama kehadiran si bayi baru lahir akan terasa lebih berharga.

About Carolina Ratri 99 Articles
Content & Copywriter. Sketcher. Editor. Visual Communicator. Graphic designer. Mood swinger. INFJ-T Sagittarian. Sarcasm speaker. Author of Bicara Perempuan