Agar Tak Kekurangan Cairan Ketuban, Minumlah 5 Minuman Segar Ini!
in

Agar Tak Kekurangan Cairan Ketuban, Minumlah 5 Minuman Segar Ini!

Seperti yang kita tahu, cairan ketuban dalam kandungan seorang ibu hamil itu sangat penting peranannya.

Cairan ketuban ada untuk memberikan dan memperlancar pasokan oksigen pada bayi, juga untuk melindungi bayi dari guncangan serta mencegah terjadinya tali pusat terjepit. Cairan ketuban juga membuat bayi bisa bergerak bebas di dalam kandungan selama 9 bulan penuh.

Lalu bagaimana kalau cairan ketubannya kurang?

Pastinya ini bisa membahayakan bayi dan juga si ibu hamil sendiri. Namun, data menyatakan, bahwa ada sekitar 4% ibu hamil mengalami pengurangan volume cairan ketuban, terutama pada trimester ketiga kehamilannya.
Apa yang terjadi kalau sampai cairan ketuban kurang atau sedikit?

Ya, kalau hal ini dialami di awal kehamilan, maka dampak yang terjadi pada bayi pun semakin buruk, karena perkembangan bayi akan terhambat. Jika terjadi pada trimester kedua, maka bisa berisiko kelahiran prematur.

Banyak hal yang bisa menjadi penyebab berkurangnya cairan ketuban, di antaranya adalah hipertensi kronis yang dialami oleh ibu, plasenta terlepas dari dinding rahim sebelum persalinan, penggunaan obat-obatan, dan lain sebagainya.

Jika kondisi kita sehat dan tidak mempunyai gangguan apa pun, maka kondisi kekurangan cairan ketuban ini tidak terjadi.

Karena itu, selain memberi asupan gizi yang cukup untuk bayi kita di dalam kandungan, kita pun harus memelihara cairan ketuban agar selalu cukup hingga waktunya bersalin tiba.

Apa saja yang perlu kita lakukan untuk menjaga volume cairan ketuban? Salah satunya adalah dengan meminum 5 jenis minuman ringan yang segar ini.

 

Ini dia 5 minuman yang dapat dikonsumsi ibu hamil demi mencegah kekurangan cairan ketuban

 

Jaga agar volume cairan ketuban mencukupi.
Jaga agar volume cairan ketuban mencukupi. Image via Pregnant.sg.

1. Air mineral

Air mineral merupakan jenis minuman pertama yang harus dipenuhi demi terjaganya volume cairan ketuban.

BACA JUGA:  7 Makanan Pantangan Ibu Hamil yang Sebaiknya Dihindari Selama Kehamilan!

Air mineral diketahui sehat karena mengandung mineral, CO2, dan trace mineral yang dapat membantu menyegarkan keseimbangan metabolisme tubuh, dan tentunya akan baik untuk kehamilan ibu.

 

2. Air kelapa

Air kelapa yang mengandung elektrolit alami bisa menjadi alternatif lain minuman wajib bagi ibu hamil untuk menjaga cairan ketuban tetap aman.

Air kelapa kaya akan mineral, seperti potasium, kalium, dan magnesium, juga mengandung garam, gula alami, dan protein.

Air kelapa dapat membantu ibu hamil untuk menjaga tekanan darahnya. Apalagi kalau mengalami diare, air kelapa ini bagus sekali diminum untuk menjaga volume cairan tubuh agar tak dehidrasi. Air kelapa juga bisa membantu ibu hamil yang mengalami sembelit dan yang mengalami gangguan pencernaan.

Kalau air kelapa bisa diminum secara teratur, maka juga bisa mencegah infeksi saluran kemih dan mengurangi risiko batu ginjal.

Meski demikian, harus diingat, bahwa ibu hamil hanya boleh mengonsumsi air kelapa 2-3 kali seminggu saja, dan hanya mulai minum di trimester kedua ya. Hindari minum air kelapa saat masih berada di trimester pertama.

 

3. Susu

Susu memang dianjurkan diminum oleh ibu hamil, karena kandungan susu yang meliputi kalori, lemak, dan gula, bisa menjaga energi ibu hamil serta meningkatkan efisiensi cairan ketuban.

Ibu hamil bisa memilih, mau meminum susu nabati–misalnya susu kedelai–ataupun susu segar yang steril dari hewan.

Susu nabati, utamanya susu kedelai, mengandung kalsium tinggi yang dapat mengurangi risiko osteoporosis, mengurangi risiko bayi lahir prematur, juga berat badan lahir rendah.

Tapi sebaiknya, minum susu tetap jangan sampai berlebihan. Batas wajar ibu hamil minum susu adalah 500ml sehari. Lebih dari itu, ibu hamil akan dapat mengalami kembung, gangguan pencernaan, sampai memengaruhi penyerapan tubuh terhadap zat gizi lainnya.

BACA JUGA:  Manfaat vitamin B12 bagi ibu hamil

 

4. Jus tebu

Tebu merupakan obat mual paling mujarab bagi ibu hamil muda, selain bisa membantu terjaganya volume cairan ketuban.

Mengandung banyak mineral, mulai dari kalsium, tembaga, magnesium, hingga potasium, juga zat besi, vitamin A, B, C, dan hampir 30 asam organik lainnya, tebu bisa diminum oleh ibu hamil untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya selama kehamilan.

Tebu juga baik sekali untuk sistem pencernaan, lantaran bisa mengurangi konstipasi, membantu sistem pencernaan lebih baik, dan menghindarkan dari infeksi pada perut.

Tapi tetap. Jangan sampai berlebihan mengonsumsi jus tebu ini, karena gula yang terkandung di dalamnya akan meningkatkan risiko obesitas pada ibu hamil. Apalagi kalau kita punya riwayat diabetes. Harus dijaga benar-benar, dan konsultasilah terlebih dulu dengan dokter.

 

5. Jus buah

Jus buah juga sangat baik untuk diminum oleh ibu hamil untuk menjaga volume cairan ketuban, seperti jus jeruk, jambu, tomat, dan lain-lain.

Buah kaya mineral dan vitamin akan sangat baik bagi ibu hamil dan janin. Selain untuk menjaga cairan ketuban dan kesehatan tubuh, jus buah juga baik sekali untuk kecantikan kulit, juga merupakan suplai serat yang hebat.

Namun, demi kesehatan juga, ibu hamil yang suka minum jus buah harus ingat, bahwa kita harus pintar memilih jus buah segar yang sudah diolah secara higienis.

 

Nah, semoga kehamilan Mama bisa terjalani dengan aman, hingga harinya tiba ya, Ma. Tetap jaga kesehatan, perbanyak buah dan sayur, serta jangan lupa untuk rajin kontrol ke dokter kandungan.
Sehat selalu, Ma!

Ditulis oleh Carolina Ratri

Content & Copywriter. Sketcher. Editor. Visual Communicator. Graphic designer. Mood swinger. INFJ-T Sagittarian. Sarcasm speaker. Author of Bicara Perempuan

Waspada, Beberapa Bahan Makanan Sehat yang Kita Konsumsi Sehari-hari Ini Ternyata Menyimpan Racun!

Waspada, Beberapa Bahan Makanan Sehat yang Kita Konsumsi Sehari-hari Ini Ternyata Menyimpan Racun!

9 Jenis Baju Anak yang Wajib Dipunya - untuk Anak Perempuan, dan Anak Laki-Laki

9 Jenis Baju Anak yang Wajib Dipunya – untuk Anak Perempuan dan Anak Laki-Laki