Tanda-Tanda Melahirkan Mulai Datang, Segera Atasi Rasa Takut dengan Memahami 7 Hal Berikut
in

Tanda-Tanda Melahirkan Mulai Datang, Segera Atasi Rasa Takut dengan Memahami 7 Hal Berikut

Saat hari perkiraan lahir semakin dekat atau ketika tanda-tanda melahirkan sudah mulai terasa, tak pelak rasa khawatir dan takut pun mulai melanda para ibu, terutama mereka yang baru pertama kalinya melahirkan.

Hal ini wajar sekali. Ketakutan dan kekhawatiran ini bahkan bisa juga dirasakan oleh para ibu hami saat mulai hamil di trimester awal ya. Ketakutan-ketakutan mereka biasanya ada beberapa macam, yaitu mulai dari ketakutan terhadap rasa sakit, keraguan terhadap tenaga medis jika mereka sampai tak mampu membantu proses persalinan, hingga ketakutan pada diri sendiri, jangan-jangan nanti tak bisa mengurus si bayi yang sudah lahir dengan benar.

Ya, semua itu wajar sekali berkecamuk di benak para ibu baru mana pun. Jadi, jika kita merasakan semua kekhawatiran, keraguan, dan ketakutan itu, percayalah, kita tidak sendiri.

Meski wajar, akan tetapi jangan sampai ketakutan, kekhawatiran, dan keraguan yang datang seiring tanda-tanda melahirkan yang mulai dirasakan ini mengganggu pikiran kita terus-menerus. Karena kalau dibiarkan, maka akan timbul stres dan depresi yang berakibat tak baik bagi kesehatan si ibu yang hendak melahirkan, pun pada bayinya.

Faktanya adalah semua rasa takut itu merupakan manifestasi pikiran kita sendiri saat kita mendengar atau membaca cerita, artikel atau kisah-kisah seputar persalinan yang ada. Atau, mungkin juga diakibatkan oleh pengalaman traumatis yang pernah kita alami.

Jika demikian halnya, coba yuk, kita atasi rasa takut yang hadir seiring kedatangan tanda-tanda melahirkan, agar proses persalinan bisa lancar tanpa gangguan dan tekanan yang tak perlu.

 

Beberapa hal yang bisa diingat untuk mengatasi rasa takut yang datang seiring kehadiran tanda-tanda melahirkan

Ingat beberapa hal berikut saat tanda-tanda melahirkan datang, untuk mengatasi rasa takut
Ingat beberapa hal berikut saat tanda-tanda melahirkan datang, untuk mengatasi rasa takut. Image via UploadVR

1. Setiap peristiwa melahirkan merupakan pengalaman baru bagi ibu

Bahkan untuk ibu yang sudah melahirkan kedua kalinya, ketiga, keempat, kelima dan seterusnya pun, setiap persalinan pasti membawa hal yang baru.

Jadi, tak usah khawatir. Setiap ibu yang akan melahirkan akan merasakan kegelisahan yang sama dengan kita, yang baru merasakannya untuk yang pertama kali. Biasanya saat kita merasa tidak sendirian yang mengalaminya, hal itu bisa agak menenangkan, bukan?

 

2. Persiapan adalah kunci

Karena kita tidak tahu apa yang akan kita hadapi di depan, maka kita akan merasa ketakutan. Hal ini tak hanya berlaku saat tanda-tanda melahirkan mendekat, tapi dalam hal apa pun.

Karena itu, persiapan adalah penting. Salah satu hal yang bisa kita lakukan adalah dengan bertanya pada dokter, bidan, atau tenaga medis yang lain mengenai apa saja yang perlu kita persiapkan untuk menghadapi persalinan yang sebentar lagi tiba.

Persiapan yang penting untuk dilakukan tak hanya sekadar mengisi tas dengan barang-barang yang akan kita bawa ke rumah bersalin saat waktunya tiba, melainkan lebih ke persiapan mental, persiapan merawat bayi, dan juga tentunya pengetahuan akan pemulihan diri sendiri.

Tanyakan pada dokter atau bidan, apakah akan ada kemungkinan buruk saat proses persalinan terjadi, dan apa yang perlu kita persiapkan untuk mengatasinya.

Mereka pasti bisa menjawab pertanyaan kita dengan baik dan profesional, sesuai dengan profesi mereka sebagai penolong persalinan.

 

3. Toleransi terhadap rasa sakit berbeda-beda

Ini penting untuk diketahui ya, bahwa setiap orang memiliki toleransi terhadap rasa sakit yang berbeda-beda. Jadi, jangan jadikan ukuran sakitnya orang lain sebagai patokan kita.

Bisa saja ibu yang lain merasakan pengalaman melahirkan itu tidak ada apa-apanya, namun bagi ibu yang lain mereka harus menahan rasa sakit yang luar biasa.

Ada beberapa alternatif pengurang rasa sakit yang terjadi selama persalinan, antara lain pembiusan, hipnobirthing, terapi musik, dan persalinan waterbirth.

 

4. Minta support pada orang terdekat

Salah satu hal yang bisa menenangkan pikiran kita adalah dukungan dari orang-orang yang kita cintai. Jadi, sedari jauh-jauh hari, kita bisa memberitahukan pada suami atau orang tua, ataupun orang terdekat lain, agar mereka bisa dan mau menjadi teman saat harus melalui proses persalinan nanti.

 

5. Bijak dalam memilih tempat untuk bersalin

Bukan soal murah ataupun mahal, tetapi terlebih pada kriteria kita sendiri, apakah kita akan nyaman melahirkan di tempat tersebut.

Juga mengenai lokasi, sebisa mungkin tidak terlalu jauh dari rumah.

 

6. Tak ada sekolah untuk orang tua

Tak pernah ada sekolah khusus untuk orang tua. Karena itu, jangan khawatir. Kita tidak sendirian. Saat kita kebingungan tidak tahu apa yang harus dikerjakan sebagai orang tua baru, mungkin ratusan ibu lain juga mengalami hal yang sama.

Misalnya saja, soal ASI. Mungkin kita mengalami kesulitan di awal untuk menyusui bayi. Tak perlu merasa gagal sebagai ibu, karena banyak ibu lain juga mengalami kesulitan yang sama.

Cobalah untuk mencari tahu dan mencari tip yang banyak beredar di internet, buku, atau bisa juga bertanya pada perawat, bidan, dan dokter, bagaimana caranya agar ASI kita lancar, dan bagaimana posisi menyusui bayi yang benar.

Memang tak ada sekolah untuk orang tua, tapi kita selalu bisa mencari tahu di mana saja, kapan saja, pada siapa saja.

 

7. Percaya dirilah dengan diiringi doa

Salah satu persiapan mental saat tanda-tanda melahirkan tiba yang harus kita lakukan–bahkan kalau perlu sejak awal kehamilan–adalah memupuk kepercayaan pada diri sendiri, bahwa kita pasti akan bisa menjalani semuanya dengan baik. Toh akan banyak yang membantu, bukan?

Inilah kekuatan pikiran, yang bisa berdampak pada sisi psikologis kita. Dengan mampu mengelola ketakutan dengan baik, maka kita pun bisa mengatasi semuanya dengan lancar pula. Kombinasikan dengan meditasi dan olah napas, maka niscaya, kita akan bisa melewati proses persalinan dengan lancar.

Jangan lupa untuk berdoa meminta kekuatan dan kelancaran ya.

 

 

Proses persalinan memang bukan proses yang singkat, mudah, dan sepele. Apalagi saat tanda-tanda melahirkan mulai terasa. Ada beragam perjuangan yang menyertai proses persalinan itu sendiri.

Dan perlu diingat, bahwa persalinan bukan merupakan akhir proses, melainkan awal proses kehidupan yang lain yang harus segera kita jalani. Jadi, adalah penting untuk segera bisa pulih dari proses tersebut, agar bisa segera pula melakukan banyak hal lain yang juga penting.

Semoga proses persalinan lancar selalu ya.

Ditulis oleh Carolina Ratri

Content & Copywriter. Sketcher. Editor. Visual Communicator. Graphic designer. Mood swinger. INFJ-T Sagittarian. Sarcasm speaker. Author of Bicara Perempuan

9 Jenis Baju Anak yang Wajib Dipunya - untuk Anak Perempuan, dan Anak Laki-Laki

9 Jenis Baju Anak yang Wajib Dipunya – untuk Anak Perempuan dan Anak Laki-Laki

7 Alasan Mengapa Bayi Menangis - Panduan untuk Para Ibu Baru

7 Alasan Mengapa Bayi Menangis – Panduan untuk Para Ibu Baru