Padu Padan Baju Kerja dan Aksesoris yang Oke untuk Ke Kantor dengan Gaya Simpel tapi Menarik
in

Padu Padan Baju Kerja dan Aksesoris yang Oke untuk Ke Kantor dengan Gaya Simpel tapi Menarik

Untuk pergi bekerja ke kantor, kadang kita juga mati gaya. Rasanya baju kerja yang satu ini kemarin sudah dipakai, kok dipakai lagi ya? Padahal sebenarnya, sudah selang beberapa hari juga setelahnya, baru dipakai lagi.

Lalu, karena kita pengin berinovasi atau pengin tampil beda, kita pun berusaha memadupadankannya dengan berbagai item fashion lain yang kita punya. Ya, kalau memang kita punya keterampilan untuk bereksperimen dan percaya diri saat melakukannya, ya tentu tak ada salahnya.

Permasalahannya adalah tak semua orang punya anugerah seperti ini. Ada memang beberapa orang yang menganggap baju kerja ya sama saja. Atau, mungkin karena sudah terlalu ribet, maka hanya bisa bermain di area aman saja, tanpa mau berusaha tampil gaya dan beda.

Padahal sesekali tampil gaya ke kantor itu perlu juga, apalagi jika kita bekerja di perusahaan atau divisi yang harus berhubungan dengan orang banyak.

Karena itu, keterampilan untuk memadumadankan baju kerja–antara atasan dan bawahan–juga dengan aksesorisnya itu penting.

 

Nah, berikut ini beberapa tip memadupadankan baju kerja, juga dengan aksesorisnya, agar kita bisa tampil gaya ke kantor namun tetap simpel dan tak berlebihan

 

Tip padu padan baju kerja.
Tip padu padan baju kerja. Image via HR Sources.

1. Kombinasi pakaian polos dengan bercorak

Ingat, meski banyak pakar fashion bilang, bahwa motif yang ditabrakkan itu trendi, tapi tak semua orang pantas mengenakannya. Memang ada yang punya anugerah cocok-cocok saja mengenakan jenis pakaian apa pun, termasuk mengenakan baju dengan motif yang ditabrakkan.

Jika memang kita punya “anugerah” tersebut ya tidak masalah. Tapi kalau tidak, lebih baik bermain di area aman, supaya orang lain tak harus mengalami sakit mata.

Sebuah kemeja pink polos dengan rok model A-Line berbahan satin motif bunga yang lembut sudah gaya banget sebagai baju kerja. Atau mungkin celana panjang bahan katun berwarna hitam, dipadu dengan kemeja garis-garis yang tak terlalu besar, akan tampak simpel tapi profesional.

Jadi, lebih baik punyailah berbagai bawahan dengan warna netral. Jika kita ingin sedikit tampil beda, maka baju atasan bisa agak dimainkan motifnya.

 

2. Sepatu yang nyaman

Banyak flat shoes dan wedges yang nyaman dipakai dan tetap gaya dilihat.

Jadi kalau memang bukan kostum wajib, lebih baik kurangi pemakaian high heels yang bisa membuat gema saat berjalan. Karena high heels seperti ini akan lebih cocok dipakai untuk acara makan malam di restoran mewah.

Lagi pula, seharian mengenakan high heels juga tak baik untuk kesehatan, yang paling sering muncul adalah varises dan kram kaki.

Kalaupun memang harus mengenakan high heels pakailah yang model klasik, pump shoes misalnya, dengan heels yang besar, bukan yang pointy.

 

3. Perhatikan Makeup

Prinsipnya adalah less is more, jika ini berkaitan dengan penampilan untuk bekerja di kantor.

Jadi, cukup pakai alas bedak, bedak, dengan blush on, eye shadow dan lipstik berwarna nude, atau senada dengan baju kerja yang dipakai.

Hindari lipstik glossy merah menyala, yang terlalu mencolok. Dan, sepertinya juga tak perlu mengenakan bulu mata palsu. Terlalu berlebihan.

 

4. Tas yang multifungsi

Bukan waktunya kita mengenakan tas-tas branded mungil itu untuk ke kantor.

Coba dapatkan saja tas wanita dengan model postman yang pas untuk menampung semua barang yang akan dibawa ke kantor, tapi juga tak perlu semuanya dibawa.

Hati-hati juga akan beban berat tas ini, karena bisa-bisa kalau terlalu banyak isinya, malah membahayakan kesehatan kita juga. Pilahlah mana yang harus dibawa-bawa, dan mana yang ditinggal saja di rumah atau di kantor.

 

5. Hindari pemakaian aksesoris yang berlebih

Sebagai pemanis, atau supaya tampak beda–meski tampil dengan baju kerja yang sama–kita memang bisa menambahkan aksesoris.

Prinsipnya, jika kita sudah mengenakan atasan baju kerja bermotif atau bercorak, maka sebaiknya jangan ditambah apa-apa lagi. Jika ingin mengenakan aksesoris, maka tambahkan saja sepasang anting cantik yang pas di telinga.

Jika atasannya polos, maka kita bisa menambahkan satu kalung panjang atau yang punya desain agak detail sebagai tambahan pemanis. Atau bisa juga mainkan dengan scarf atau pashmina yang dililitkan ke leher.

Tentunya hal ini jika kita tidak berhijab ya.

 

6. Sedikit parfum

Jika ingin menggunakan parfum, maka usapkan atau semprotkan sedikit saja di pergelangan tangan, lalu usapkan ke leher. Atau, sedikit di ketiak kiri dan kanan. Tak perlu menyemprotkan sampai setengah botol ke seluruh badan, apalagi kalau parfum yang kita pakai memang sudah beraroma kuat.

Ingat, fungsi parfum adalah untuk membuat hidung orang lain berseri dengan nyaman saat kita berada di dekat mereka, bukan untuk membuat mereka bersin.

 

Nah, itu dia beberapa tip padu padan baju kerja dan aksesorisnya agar kita tampak gaya, namun tetap simpel dan profesional. Dengan begini, kita akan nyaman sepanjang hari, pun akan percaya diri saat harus berinteraksi baik dengan bos, rekan kerja, maupun orang lain selama jam kerja.

Semoga hari-hari produktif kita lancar ya!

Written by Carolina Ratri

Content & Copywriter. Sketcher. Editor. Visual Communicator. Graphic designer. Mood swinger. INFJ-T Sagittarian. Sarcasm speaker.

Jika Ingin Cepat Hamil, Jangan Lakukan 7 Kesalahan yang Bisa Menyebabkan Ketidaksuburan Ini!

Jika Ingin Cepat Hamil, Jangan Lakukan 7 Kesalahan yang Bisa Menyebabkan Ketidaksuburan Ini!

Hati-Hati, Rasa Takut Melahirkan Secara Normal Bisa Berakibat Gangguan Jiwa

Hati-Hati, Rasa Takut Melahirkan Secara Normal Bisa Berakibat Gangguan Jiwa