Jangan Pernah Katakan 7 Hal Ini pada Mereka yang Susah Hamil
in

Jangan Pernah Katakan 7 Hal Ini pada Mereka yang Susah Hamil

Jadilah orang yang cerdas dan berempati!

Tak semua orang dengan mudah bisa hamil. Ada beberapa perempuan yang memang harus berikhtiar lebih banyak untuk bisa hamil. Mereka susah hamil.

Namun, tak semua orang bisa mengerti dan memahami mengenai hal ini. Mereka pikir, semua orang kondisinya sama. Begitu menikah, langsung hamil. Padahal kehamilan ini ada kaitannya langsung dengan kondisi kesehatan seseorang. Tak hanya kesehatan pada perempuan, tapi juga dari pihak pria. Dan, siapa yang bisa tahu pasti dengan kondisi kesehatan dalam tubuh seperti ini, selain dokter yang menangani langsung?

Tidak ada.

Ada data yang menyebutkan bahwa angka infertilitas meningkat 10 – 15% di negara-negara berkembang belakangan ini. Ini artinya 1 dari 6 pasangan zaman sekarang susah hamil.

Jadi, jika kita kebetulan tak mempunyai masalah infertilitas, sedangkan kita mengenal orang-orang yang susah hamil atau ada masalah kesehatan dalam kesehatan reproduksinya, maka sebaiknya kita berempati pada mereka. Bagaimanapun, mereka membutuhkan bantuan kita untuk tetap semangat untuk mencari kesembuhan, tapi juga sekaligus bisa menerima kondisi kesehatan mereka.

Caranya bagaimana? Ya, dengan tak mengatakan beberapa kalimat yang basi berikut, karena akan terdengar menyakitkan bagi mereka.

 

7 Kalimat yang jangan sampai terucap pada mereka yang susah hamil, atau mengalami masalah kesehatan reproduksi

 

Suami Selingkuh Ingin Kembali, Lakukan 5 Hal Ini Agar Semua Kembali Sehat

1. “Semuanya akan baik-baik saja.”

Tentu saja semua akan baik-baik saja. Mereka sudah tahu itu, dan memang berharap semua baik-baik saja.

Mengatakan bahwa semua akan baik-baik saja pada mereka, hanya akan membuat mereka menipis harapannya, karena mereka sebenarnya tahu kita meragukan bahwa harapan itu ada. Mereka akan mengira kita hanya ingin menghibur, dengan kata-kata kosong.

Tentu saja semua akan baik-baik saja. Tak usah dikatakan, mereka juga tahu.

BACA JUGA:  Memahami 5 Tanda Tanda Kehamilan Wajib Ibu Ketahui

 

2. “Mungkin belum waktunya.”

Sungguh kalimat penghiburan yang basi.

Belum waktunya, jadi, kapan waktu yang tepat? Padahal mereka sudah berikhtiar begitu lama. Mereka sudah berusaha untuk berobat ke sana kemari, menemui dan mengikuti saran dokter dan orang-orang terdekat. Juga mengikuti berbagai program diet agar cepat hamil, hingga olahraga yang menguras tenaga.

Mereka tak butuh penghiburan seperti ini. Lebih baik, dukung pola hidup sehat mereka. Temani mereka berolahraga sesekali, atau kirimi mereka dengan makanan yang sesuai dengan program diet yang sedang mereka jalankan. Tentunya hal ini akan lebih bermanfaat.

 

3. “Ah, kan bisa adopsi.”

Tentu saja siapa pun bisa mengadopsi anak. Tapi bukan itu masalah utamanya.

Mereka sedang mengalami kondisi tubuh yang kurang sehat pada organ reproduksi mereka. Akibat dari kesehatan yang tak sempurna ini, mereka jadi susah hamil.

Ini bukan sekadar susah punya anak, tetapi ada kondisi tertentu yang salah dalam tubuh mereka. Hal itulah yang harus diperbaiki.

Kalaupun memang hanya butuh anak, pasti mereka sudah lakukan tanpa perlu kita sarankan, bukan?

 

4. “Sudah periksa ke dokter?”

Sepertinya pertanyaan ini tak perlu diucapkan. Anggap saja mereka memang sudah ke dokter, apalagi jika kita lihat sendiri apa saja usaha yang sudah mereka lakukan.

Sudah normalnya begitu, bukan? Jika ada yang tak beres dengan tubuh kita, maka kita pasti akan berangkat untuk memeriksakannya ke dokter. Kalaupun belum, ini berarti kemungkinan ada masalah internal dengan pasangan tersebut.

Sehingga, yang bisa menyelesaikannya adalah mereka sendiri.

 

5. “Mungkin kamu belum siap jadi orang tua.”

Ah, komentar yang menyakitkan. Dengan mengucapkan kalimat seperti ini, sudah pasti siapa pun akan merasa sedih.

BACA JUGA:  Ini Dia Hal-Hal Unik Seputar Kehamilan Yang Jarang Diketahui Orang Lain!

Jangan tambahi beban pikirannya dengan kalimat-kalimat yang bernada menghakimi seperti ini. Tak ada gunanya juga bagi siapa pun.

 

6. “Ah, masih muda ini. Masih banyak waktu, tak perlu terburu-buru.”

Ada beberapa orang yang merasa, mumpung masih muda jadi inilah kesempatan untuk mempunyai anak. Lagi pula, bukankah sudah menikah?

Biarkan saja itu menjadi keputusan mereka, akan mempunyai anak sekarang atau nanti. Jika mereka sudah berikhtiar, itu berarti mereka memang sudah ingin menimang momongan. Dan kalimat bernada sok menghibur ini jatuhnya benar-benar tak menghibur. Malah membuat sedih.

 

7. “Nanti lama-lama juga hamil, kalau berhubungan terus.”

Ah, ini lagi. Seakan-akan semua serba gampang bagi setiap orang. Ingat, kondisi orang bisa saja berbeda-beda. Dan, kita tak tahu apa yang sesungguhnya terjadi.

 

Ketimbang mengucapkan kalimat-kalimat basi dan tak masuk akal di atas, sebaiknya kita melakukan saja beberapa hal berikut untuk mendukung mereka agar tetap semangat berusaha menyembuhkan diri mereka:

  • Dukung semua keputusan mereka, karena mereka sudah pasti mempertimbangkannya dengan saksama. Kita tak perlu tahu seperti apa, yang penting dukung saja asal baik untuk mereka.
  • Memberikan masukan saat mereka membutuhkan. Tentu saja jika diminta.
  • Bertanya apa yang bisa kita lakukan untuk membantu mereka.
  • Mendengarkan curhat mereka, dan mencoba memahami apa yang mereka rasakan.
  • Menghibur bukan dengan kata-kata saja. Hmmm, barangkali mereka mau ditemani berolahraga? Atau, butuh dibelikan makanan tertentu? Lalu, duduk dan makanlah bersama mereka.
  • Mendoakan mereka. Ya, apa lagi yang lebih penting?
  • Jadilah teman yang benar-benar ada untuk mereka.

Sesungguhnya mereka yang susah hamil ini adalah orang-orang yang membutuhkan dukungan, kepedulian, dan kasih sayang yang lebih dari kita, entah dari segi apa pun itu.

BACA JUGA:  Cara Mengetahui Proses Pembuahan Kehamilan Terjadi

Dengan cara ini, kita akan bisa membuatnya selalu bersemangat berusaha dan berikhtiar, meski mungkin berat.

Yuk, jadi orang cerdas dan berempati, juga untuk mereka yang susah hamil.

Ditulis oleh Carolina Ratri

Content & Copywriter. Sketcher. Editor. Visual Communicator. Graphic designer. Mood swinger. INFJ-T Sagittarian. Sarcasm speaker. Author of Bicara Perempuan

Panduan Gaya Fashion untuk Perempuan Bertubuh Mungil

Panduan Gaya Fashion untuk Perempuan Bertubuh Mungil

Bayi Baru Lahir Dapat Mengingat 5 Hal yang Akrab dengannya Saat Masih Berada dalam Rahim

Bayi Baru Lahir Dapat Mengingat 5 Hal yang Akrab dengannya Saat Masih Berada dalam Rahim