in

3 Perilaku Pasangan yang Tak Bisa Ditolerir, Tinggalkan Dia Daripada Kamu Terluka Lebih Lama!

Menjalani hubungan dengan seseorang tentunya akan ada banyak drama. Tidak hanya manis-manis saja yang kita rasakan, namun juga harus siap dengan asam dan pahitnya. Tidak ada pasangan yang benar-benar cocok dan klop, karena memang sudah diciptakan dari sananya kita memiliki karakter yang berbeda-beda.

Pasangan ditakdirkan untuk saling melengkapi dan mendukung satu sama lain. Namun bagaiman jika sudah berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun hubungan kasih tersebut tak juga membaik, namun semakin memburuk?

Tentu tidak salah mencoba mempertahankan sebuah hubungan, namun jika 3 perilaku ini kita temukan dalam diri pasangan, sepertinya kita harus pikir ulang deh untuk terus melanjutkan hubungan dengan si dia. Apa saja 3 perilaku ini?

Siluet Pasangan Pria dan Wanita

Posesif

Siapa sih yang tak risih jika sedikit-sedikit ditanyai “kamu di mana?” “sama siapa?” “kok telepon nggak dijawab?” dan hal lain sejenisnya. Apalagi jika si dia sudah mulai mengatur dengan siapa kita harus berteman, mengecek daftar kontak kita dan mengomel jika menemukan nama kontak yang beda gender, apalagi mulai membaca pesan-pesan di HP kita dan marah tak beralasan jika menemukan pesan yang tak sesuai dengan kehendaknya.

Belum jadi pasangan halal saja sudah sebegitu rempongnya, apa kabar jika nanti sudah melangsungkan pernikahan? Coba refleksi ulang hubungan kalian, kira-kira betahkah kalian menjalani hubungan seumur hidup dengan orang sejenis ini?

Melakukan Kekerasan

Apakah kamu punya pasangan yang hobi memukul, menendang dan melakukan kekerasan fisik lainnya ketika kalian sedang berbeda pendapat atau ketika dia sedang marah? Atau kalaupun tidak melakukan kekerasan fisik, namun mereka sering melakukan kekerasan verbal, seperti membentak, mencaci maki dan bahkan melakukan bullying terhadap dirimu?

Jika sudah sampai seperti ini, better kalian jangan teruskan deh hubungan nggak sehat ini. Kita punya hak untuk diperlakukan sebagai manusia. Sekali kita berikan kesempatan kepada si dia untuk memukul atau melakukan kekerasan verbal terhadap kita, maka hal tersebut akan terulang terus. Pertanyaan yang sama dengan poin pertama sebelum memutuskan ke jenjang yang lebih serius, apa kalian akan kuat berhubungan seumur hidup dengan orang berkarakter seperti si dia?

Tak Setia

Siapa yang tahan dikhianati? Apalagi jika itu dilakukan lebih dari sekali dan berulangkali? Jika kamu tahan, hebat! Namun sebelum melangkah ke jenjang yang lebih serius, sepertinya kalau pasanganmu sudah memperlihatkan gejala tak setia, mending sudahi saja hubungan kalian. Belum menikah saja sudah berani jalan-jalan ke lain hati, apalagi nanti?

Setuju kan jika pasangan punya tiga perilaku di atas lebih baik ditinggalkan? Bagi kalian yang masih bertahan karena berharap si doi bisa berubah, semoga kalian kuat ya. Kalau kata orang Jawa, “watuk iku ana obate, tapi watak ora isa diobati.” Maksudnya, batuk itu ada obatnya dan bisa sembuh, namun watak seseorang butuh waktu dan usaha keras untuk merubahnya. Pilihan ada di tangan kalian, mau lanjut atau menyudahi hubungan yang sudah tak sehat. Selamat memilih!

Written by woimedia seo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 Alasan Kenapa Sheila On 7 Masih Jadi Band Favorit Hingga Sekarang

3 Langkah Untuk Move On, Bersiaplah Menjadi Seorang Changemaker!